Meski Jumat pagi hari ini (10/7) cuaca di sejumlah wilayah Taiwan masih tampak relatif tenang, para ahli klimatologi mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah. Banyak pemerintah daerah yang mempertimbangkan bahwa Bavi adalah taifun terbesar dalam 25 tahun terakhir dan berpotensi menimbulkan bencana, sehingga mengumumkan penangguhan aktivitas kerja dan sekolah pada hari ini.
Pakar Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), Hsieh Pei-yun (謝佩芸), menjelaskan bahwa durasi curah hujan pada paruh pertama hari ini memang tidak akan lama dan sinar matahari masih dapat terlihat di beberapa wilayah, namun situasi akan berubah signifikan mulai sore hingga malam hari.
Berdasarkan pemantauan CWA, pusat Taifun Bavi berada di perairan sekitar 860 kilometer sebelah timur-tenggara Eluanbi. Meski statusnya telah turun ke level taifun sedang, Hsieh Pei-yun menegaskan bahwa kekuatannya masih berada di ambang batas atas taifun sedang sehingga intensitasnya masih sangat kuat dan sama sekali tidak boleh diremehkan.
Sirkulasi taifun ini terbilang sangat luas dengan radius badai angin level 7 mencapai 380 kilometer, sementara cakupan peringatan laut telah meliputi perairan timur laut dan tenggara Taiwan serta Selat Bashi. Taifun diprakirakan terus bergerak ke arah barat laut.
Hsieh Pei-yun menegaskan bahwa momen paling krusial dari terjangan angin dan hujan Bavi adalah malam ini hingga Sabtu (11/7). Mulai sore hari ini, akumulasi curah hujan di Taiwan bagian utara dan Yilan, khususnya di kawasan pegunungan akan semakin meningkat, dengan hujan yang semula sporadis berubah semakin intens disertai percepatan penguatan angin.
Radius badai angin level 10 dari taifun ini masih mencapai 180 kilometer, dan pada Sabtu pagi area tersebut akan mendekati daratan wilayah utara. Warga di Taoyuan ke arah utara serta Yilan secara khusus diminta mewaspadai angin kencang di dekat pusat taifun, dengan hembusan angin maksimum yang berpotensi mencapai level 12 ke atas.
Dari sisi akumulasi curah hujan, CWA memprakirakan total curah hujan dari hari ini hingga Minggu (12/7) akan sangat signifikan di seluruh wilayah. Pegunungan utara diprakirakan menerima curah hujan tertinggi di kisaran 600 hingga 900 mm, pegunungan Yilan 400 hingga 600 mm, wilayah tengah mencakup Taichung dan Nantou diperkirakan mencapai 500 hingga 800 mm, sementara pegunungan wilayah selatan diprakirakan menerima akumulasi sekitar 400 hingga 600 m.
Masyarakat di seluruh wilayah terdampak diimbau untuk tetap berada di dalam ruangan, menghindari aktivitas di luar ruangan, dan terus memantau informasi terbaru dari CWA selama periode kritis ini berlangsung.