Taifun Bavi kini memasuki fase paling kritis dalam pergerakannya melintasi Taiwan. Berdasarkan data terbaru Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), pusat taifun saat ini berada di perairan sebelah timur-timur laut Taipei dan bergerak ke arah barat laut sebelum berbelok ke barat laut-utara, dengan intensitas yang terpantau sedikit melemah dalam tiga jam terakhir.
Lingkaran badai telah menyentuh daratan Taichung ke utara, Nantou, Yilan, dan Hualien, menjadikan wilayah Changhua ke utara, Nantou, bagian timur Taiwan, dan Matsu sebagai area yang paling terdampak saat ini.
Pusat taifun diprakirakan berada pada titik terdekat dengan Taiwan pada siang hingga sore hari ini (11/7), dan CWA menegaskan bahwa hari ini merupakan puncak curah hujan paling deras sepanjang pergerakan Bavi.
Seluruh wilayah yang masuk dalam peringatan darat, mencakup New Taipei, Keelung, Taipei, Yilan, Taoyuan, Hsinchu, Miaoli, Taichung, Hualien, Taitung, Changhua, Nantou, dan Matsu, diminta bersiaga penuh.
Peringatan angin kencang oranye diberlakukan untuk Keelung, Taipei, New Taipei, Taoyuan, Hsinchu, Miaoli, Pingtung, Yilan, Lienchiang, Lanyu, dan Green Island, dengan potensi angin rata-rata level 9 ke atas atau hembusan level 11 ke atas.
Sementara peringatan kuning berlaku untuk Taichung, Nantou, Changhua, Yunlin, Chiayi, Tainan, Kaohsiung, Hualien, Taitung, Penghu, dan Kinmen dengan potensi angin rata-rata level 6 ke atas atau hembusan level 8 ke atas.
Kapal-kapal yang beroperasi di perairan utara, timur laut, tenggara Taiwan, bagian utara Selat Taiwan, dan Selat Bashi juga diwajibkan meningkatkan kewaspadaan secara ketat.
Dari sisi pemantauan curah hujan, sejak 9 Juli pukul 00.00 hingga 11 Juli pukul 11.00, akumulasi tertinggi tercatat di Gunung Niaozui, Kabupaten Hsinchu dengan 367,5 mm, diikuti Jalan Hutan Cuifeng 6K di Yilan 336,0 mm, Gunung Dongyan di Taoyuan 307,0 mm, dan Shibi Caoling di Yunlin 295,0 mm.
Hembusan angin terkuat melanda Lanyu yang mencapai level 14, disusul Pulau Pengjia level 12, serta Keelung, Wuqi, dan Pulau Dongji yang masing-masing mencapai level 10.
Pesisir utara, pesisir timur termasuk Lanyu dan Ludao, Semenanjung Hengchun, serta Matsu berpotensi mengalami gelombang raksasa setinggi lebih dari 6 meter, dan masyarakat sangat diimbau untuk menjauhi area pantai.
Pada malam hari, seiring pusat taifun bergerak melewati bagian utara Taiwan dan arah angin berubah menjadi angin barat hingga barat daya, curah hujan di wilayah tengah dan selatan akan terus berlanjut sementara wilayah utara berangsur mereda.
Satu kondisi yang perlu diwaspadai secara khusus adalah potensi angin fohn di Hualien, Taitung, dan Kinmen akibat efek subsiden sirkulasi taifun, dengan ketiga wilayah tersebut berstatus peringatan suhu tinggi lampu kuning pada siang ini.
Curah hujan di berbagai daerah baru akan menurun secara bertahap besok (12/7) seiring taifun semakin menjauh, namun masyarakat tetap diimbau untuk tidak terburu-buru beraktivitas di luar ruangan sebelum kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh otoritas setempat.