Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Indeks Kebebasan dan Kemakmuran Global, Peringkat Taiwan Melonjak Signifikan

16/07/2026 12:05
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Indeks Kebebasan dan Kemakmuran Global, Peringkat Taiwan Melonjak Signifikan. (foto: freepik)
Indeks Kebebasan dan Kemakmuran Global, Peringkat Taiwan Melonjak Signifikan. (foto: freepik)

Sebuah lembaga think tank yang berbasis di Washington “Atlantic Council” merilis Indeks Kebebasan dan Kemakmuran Global. Dari 171 negara yang dinilai, Taiwan berada di peringkat ke-21 dan ke-19 dalam kedua indeks tersebut, merupakan kategori tingkat tinggi dan menunjukkan peningkatan dari tahun lalu. Secara khusus, indeks kemakmuran, yang mewakili pembangunan ekonomi, menunjukkan peningkatan peringkat Taiwan secara signifikan sebanyak sembilan peringkat dari peringkat ke-28 tahun lalu.

Atlantic Council merilis Indeks Kebebasan dan Kemakmuran Global 2026 pada tanggal 15 Juli dan menyimpulkan bahwa data baru menunjukkan bahwa kebebasan politik global dan supremasi hukum akan terus menurun pada tahun 2025. Meskipun ekonomi pulih setelah pandemi, kemakmuran ekonomi akan secara bertahap melambat. Laporan tersebut berpendapat bahwa fondasi hukum yang menopang kemakmuran sedang terkikis dengan cepat. Indeks rata-rata global untuk kebebasan dan kemakmuran masing-masing adalah 62,2 dan 66,5.

Dari 171 negara yang dinilai, Taiwan berada di peringkat ke-21 dalam hal kebebasan dengan indeks 84,8 dan ke-19 dalam hal kemakmuran dengan indeks 86,1, keduanya merupakan kategori tingkat tinggi. Di kawasan Asia Timur dan Pasifik, Jepang berada di peringkat ke-14 dan ke-25 dalam indeks kebebasan dan kemakmuran, Korea Selatan ke-25 dan ke-28, Singapura ke-30 dan ke-18, dan Tiongkok ke-147 dan ke-93, menempatkannya di antara negara-negara yang paling tidak bebas dan kemakmuran rendah. Taiwan berada di peringkat ke-23 dalam hal kebebasan dan ke-28 dalam hal kemakmuran di antara 164 negara yang dinilai tahun lalu, kedua peringkat tersebut telah meningkat tahun ini, dengan peningkatan signifikan 9 peringkat dalam hal kemakmuran.

Atlantic Council mendirikan Pusat Kebebasan dan Kemakmuran pada tahun 2022, menggunakan data politik dan ekonomi dari tahun 1995 dan seterusnya, menambahkan data dan negara baru setiap tahun untuk menerbitkan Indeks Kebebasan dan Kemakmuran sebagai referensi untuk pembuatan kebijakan. Indeks Kebebasan menilai tiga bidang utama diantaranya, politik, ekonomi, dan peradilan, termasuk pemilihan umum, hak-hak sipil, kebebasan investasi dan perdagangan, independensi peradilan, dan tingkat korupsi. Indeks Kemakmuran menilai enam bidang seperti pendapatan, kesehatan, kesetaraan pendapatan, lingkungan, kesempatan bagi kelompok minoritas, dan pendidikan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解