Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Estonia adalah Mitra Terpercaya, Lin Chia-lung: Perkuat Kerja Sama dengan Negara-Negara Nordik dan Baltik

17/07/2026 13:42
Penulis & Editor: Aditya Nugraha
(Foto: FB Menlu Lin)
(Foto: FB Menlu Lin)

(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan hubungan bilateral antara Taiwan dan Estonia, sebuah negara Baltik. Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) memposting di media sosial pada hari ini (17/7), bahwa kerja sama antara Taiwan dan Estonia telah menghasilkan tindakan nyata, termasuk kerja sama dalam teknologi kendaraan nirawak (drone) dan pertahanan, tata kelola digital, dan pembangunan internasional. Kedua belah pihak telah mendirikan fondasi yang kokoh untuk kerja sama dan dengan Estonia yang merupakan koordinator mekanisme kerja sama G8 Nordik-Baltik, Taiwan berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam kerja sama dengan lebih banyak mitra.

Kristo Enn Vaga, Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Estonia-Taiwan memimpin delegasi parlemen lintas partai ke Taiwan. Menlu Lin Chia-lung memposting pertemuan tersebut di Facebook, menyatakan bahwa Estonia mengalami 47 tahun pemerintahan Soviet, dan baik Taiwan maupun Estonia, keduanya merupakan negara demokrasi kecil, tapi tangguh, dengan pengalaman sejarah serupa. Keduanya berada di garis depan dalam melawan kekuatan otoriter. Terlepas dari jarak geografis mereka, mereka telah menjadi mitra yang terpercaya karena mereka memiliki komitmen bersama terhadap demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia.

Dalam postingan Facebooknya, Menlu Lin menyampaikan, Estonia mengalami 47 tahun pemerintahan Soviet. Taiwan dan Estonia kecil, tapi tangguh dengan pengalaman sejarah yang serupa. Keduanya berada di garis depan menolak kekuatan otoritarianisme. Terlepas dari jarak geografis, keduanya menjadi mitra yang terpercaya karena berbagi komitmen umum yang sama dalam demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia.

Lin Chia-lung menunjukkan, mengkombinasikan pengalaman Estonia dalam tata kelola digital, keamanan siber, dan inovasi dengan keunggulan Taiwan dalam semikonduktor, kecerdasan buatan, dan manufaktur teknologi, kedua pihak akan berada pada posisi yang lebih baik untuk bekerja sama membangun rantai pasokan demokratis yang aman, andal, dan tangguh. Beberapa tahun terakhir, kerja sama antara Taiwan dan Estonia perlahan berubah dari saling mendukung dalam gagasan menjadi tindakan nyata. Dari drone dan teknologi pertahanan, keamanan siber, tata kelola digital hingga kerja sama pembangunan internasional, kedua pihak telah membangun fondasi yang kokoh untuk kerja sama.

Menlu Lin menyampaikan, Estonia merupakan koordinator mekanisme G8 Nordik-Baltik untuk tahun ini dan Taiwan berharap dapat mempererat kerja sama dengan Estonia maupun negara-negara Nordik-Baltik lainnya, bersama-sama meningkatkan ketahanan demokrasi, keamanan ekonomi, dan stabilitas regional. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA) mengatakan, “Taiwan, selain berbagi nilai-nilai universal demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia, dan supremasi hukum dengan negara-negara Balik, di saat yang sama juga bersama-sama menghadapi ancaman utama berupa perluasan otoritarianisme. Memperkuat koneksi rantai pasokan yang demokratis, bersama-sama melawan perluasan otoritarianisme dan pelecehan di zona abu-abu.

Kristo Enn Vaga menekankan, Taiwan sangat penting bagi dunia dan Estonia akan terus mendukung Taiwan. Lin Chia-lung menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Parlemen Estonia atas dukungan jangka panjangnya terhadap partisipasi Taiwan yang bermakna dalam organisasi internasional.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解