Summer Travel Expo digelar akbar pada hari Jumat ini (17/7), pameran wisata musim panas telah memasuki tahun ke-11, menghadirkan vendor dari kantor pengelola kawasan wisata nasional dari berbagai daerah dan lebih dari 200 vendor, menjadi peluang baik bagi warga yang ingin mendapatkan penawaran wisata musim panas terakhir atau merencanakan perjalanan wisata musim gugur dan musim dingin.
Pihak penyelenggara, Ketua Taiwan Tourism Interchange Association Lai Se-chen (賴瑟珍) mengatakan, skala pameran tahun ini lebih besar, diharapkan agar masyarakat semakin “dapat merasakan Taiwan, dunia melihat Taiwan”. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerja sama, termasuk 13 kantor pengelolaan kawasan pemandangan nasional dari Dinas Pariwisata, Dinas Pengembangan Komersial, yang berhasil menghimpun 50 itenari perjalanan termasuk kawasan bisnis yang menarik dan kuliner, dan rencana perjalanan perkampungan penduduk adat untuk berbagi berbagai pengalaman unik kepada wisatawan.
Dalam sambutan, Wali Kota Taipei Chiang Wan-an mengatakan, tahun lalu, Taipei berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong perkembangan industri pariwisata. Total pendapatan dari katering dan hotel adalah NT$323,7 milyar. Dengan diaktifkan Taipei Dome Arena, maka dapat menggerakkan perkembangan ekonomi konser, dan memberikan manfaat industri pariwisata di sekitarnya melebihi ekspektasi. Hanya dari gedung ini memberikan manfaat ekonomi sebesar NT$18,7 milyar, sehingga mendorong pendapatan pariwisata perhotelan melampaui NT$32,1 milyar, melampaui standar sebelum pandemi COVID-19”.
Summer Travel Expo 2026 yang berlangsung dari 17-20 Juli di World Trade Center Hall 1, mengumpulkan lebih dari 200 vendor dan 800 stan, yang mencakup segala hal mulai dari perjalanan domestik dan internasional, maskapai penerbangan, jalur pelayaran, hotel, makanan gourmet dan suvenir hingga makanan khas lokal. Berpandangan optimis terhadap pertumbuhan pasar pariwisata yang berkelanjutan, pameran tahun ini mencakup perwakilan dari administrasi kawasan wisata nasional, pemerintah kabupaten dan kota, Badan Sumber Air Kementerian Pertanian, dan juga menampilkan peserta pameran perdana dari Dewan Masyarakat Adat dan Prefektur Miyagi, Jepang.