(Taiwan, ROC) -- Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) Taiwan pada hari ini (20/7) menyebutkan jika uap air di Laut Tiongkok Selatan cukup banyak dan dipengaruhi oleh angin barat daya, kelembapan tersebut akan terbawa ke sekitar wilayah Taiwan.
Akibatnya, wilayah Taiwan Selatan berpotensi mengalami hujan singkat atau badai petir secara berkala, dengan kemungkinan terjadi hujan lebat di beberapa daerah. Sementara itu, wilayah lainnya diperkirakan akan mengalami cuaca berawan hingga cerah.
Lantaran pertemuan angin barat daya dengan angin darat, wilayah Taiwan bagian tengah pada dini hari hingga pagi ini berpotensi mengalami hujan singkat yang terjadi secara sporadis. Memasuki siang hingga sore hari, wilayah Taiwan bagian tengah hingga utara, Yilan, Hualien, serta daerah pegunungan diperkirakan akan mengalami hujan singkat disertai badai petir di sejumlah wilayah, dengan potensi hujan lebat lokal. Khususnya di wilayah utara dan pegunungan Taiwan bagian tengah, bahkan berpeluang terjadi hujan sangat lebat dalam waktu singkat. Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai perubahan cuaca pada sore hari dan membawa payung atau jas hujan sebagai antisipasi.
Terkait suhu udara, saat tidak turun hujan cuaca di berbagai wilayah akan terasa panas, dengan suhu maksimum umumnya berkisar di angka 32-35°C. Di New Taipei, wilayah pedalaman Changhua, serta Lembah Hualien, beberapa daerah berpotensi mengalami suhu di atas 36°C. Selain itu, indeks sinar ultraviolet (UV) pada sekitar tengah hari diperkirakan cukup tinggi, bahkan dapat mencapai kategori sangat tinggi hingga berbahaya. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dihimbau untuk menggunakan pelindung dari sinar matahari serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.