(Taiwan, ROC) -- Seorang pekerja migran asal Vietnam bermarga Nguyen yang berstatus hilang kontak di Kaohsiung kedapatan mengendarai sepeda motor sembari berkeliling di jalanan. Polisi yang melihat Nguyen menerobos lampu merah kemudian memintanya untuk menepi guna menjalani pemeriksaan, tetapi dirinya menolak diperiksa dan justru mempercepat laju kendaraannya untuk melarikan diri. Nguyen akhirnya meninggalkan sepeda motornya dan mencoba kabur dengan berlari, tetapi berhasil ditangkap oleh polisi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan, Nguyen (30) asal Vietnam, merupakan pekerja migran hilang kontak. Izin tinggalnya di Taiwan telah kedaluwarsa sejak 2017, sehingga dirinya telah tinggal secara ilegal di Taiwan selama hampir 10 tahun.
Setelah menjalani pemeriksaan oleh kepolisian, kasus ini diproses berdasarkan dugaan pelanggaran UU Keimigrasian Taiwan, dan selanjutnya diserahkan kepada Satuan Tugas Khusus Ditjen Imigrasi Kementerian Dalam Negeri guna memproses penampungan sementara dan deportasi.
Nguyen lantaran menerobos lampu merah didenda NT$5.400, ditambah menolak pemeriksaan dan melarikan diri didenda NT$45.000, kemudian mengemudi secara membahayakan didenda NT$36.000, serta mengendarai sepeda motor tanpa SIM didenda NT$36.000, total denda yakni sebesar NT$122.400.
Kepolisian Cabang Gushan pada hari ini (20/7) menunjukkan, saat petugas berpatroli dua hari lalu, mereka menghentikan seorang pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Namun, pengendara tersebut menolak pemeriksaan karena panik lalu melarikan diri, bahkan meninggalkan sepeda motornya dan berlari masuk ke area taman. Saking paniknya, sepatu yang dikenakan olehnya sampai terlepas, tetapi dirinya tetap terus berlari.
Pelariannya akhirnya terhenti setelah tersandung akar pohon, sehingga petugas yang mengejarnya dari belakang berhasil menangkapnya.
Setelah diperiksa, pria tersebut ternyata merupakan pekerja migran hilang kontak dan telah berstatus buron selama hampir 10 tahun, seluruh kasus kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.