(Taiwan, ROC) --- Ketua Partai Rakyat Taiwan (TPP), Ko Wen-je (柯文哲), ditahan dan dilarang menerima besukan. Sebagai bentuk dukungan, partai TPP pada Minggu malam (8/9), mengundang masyarakat untuk berkumpul di depan gedung Legislatif Yuan guna mengadakan kegiatan solidaritas.
Kepolisian Kota Taipei mengerahkan 120 personel untuk menjaga keamanan. Selama kegiatan berlangsung, sempat terjadi insiden kecil di mana terdapat penentang Ko Wen-je yang meneriakkan protes. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme para pendukung Ko Wen-je.
Kejaksaan Negeri Taipei tengah menangani kasus pembangunan di bekas lahan Livin Mall. Ko Wen-je yang diduga terlibat dalam kasus tersebut telah ditahan dan dilarang menerima besukan berdasarkan putusan Pengadilan Distrik Taipei pada Kamis pekan kemarin (5/9).


Partai TPP pada Minggu malam (8/9), mengundang masyarakat untuk berkumpul di depan gedung Legislatif Yuan guna mengadakan kegiatan solidaritas. 圖/CNA
Pada Kamis malam, Ko Wen-je dipindahkan ke Rumah Tahanan Taipei hingga saat ini. Tim Tanggap Darurat TPP memutuskan untuk mengadakan serangkaian ceramah di seluruh Taiwan, dengan kegiatan pertama diadakan di Jinan Road, tepat di samping Gedung Yuan Legislatif pada Minggu malam (8/9).
Kegiatan ini bertujuan untuk menentang kediktatoran partai pan hijau, yang dianggap telah menyalahgunakan kekuasaan yudisial.
Untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan di sekitar lokasi acara, Kepolisian Kota Taipei mengerahkan 120 personel untuk menjaga keamanan.
Acara dimulai sekitar pukul 18:30, dan banyak pendukung berkumpul di lokasi. Beberapa orang memegang spanduk bertuliskan "Lawan Intimidasi, Bersatu Demi Keadilan Yudisial". Kegiatan berakhir sekitar pukul 21:00, dan secara keseluruhan acara berlangsung damai.