(Taiwan, ROC) -- Menurut pemberitaan media CNBC, AMD tengah bersiap mengirimkan sistem rak kecerdasan buatan (AI) pertamanya, Helios. Sistem ini digadang-gadang akan menjadi pesaing nyata pertama bagi sistem Grace Blackwell dan Vera Rubin milik NVIDIA.
Microsoft pada Senin (20/7) kemarin mengumumkan jika pusat datanya akan menggunakan sistem Helios, turut bergabung dengan perusahaan-perusahaan seperti Meta, OpenAI, dan Oracle dalam persaingan memperebutkan kapasitas komputasi AI.
Pemberitaan tersebut menyebutkan jika AMD akan mulai mengirimkan sistem Helios kepada pelanggannya, termasuk Microsoft pada akhir tahun ini.
CEO Microsoft, Satya Nadella dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Kami akan memperluas portofolio infrastruktur Azure dengan Helios dari AMD untuk memberikan kinerja, skala, dan pilihan yang dibutuhkan pelanggan dalam membangun serta menjalankan aplikasi AI generasi berikutnya.
Sistem Helios yang baru akan digunakan untuk menjalankan proses inferensi model AI canggih milik Microsoft dan para pelanggan AI nya, sekaligus mendukung layanan Azure AI.
Selain itu, Microsoft juga akan meluncurkan dua jenis computing instance baru yang menggunakan prosesor terbaru AMD, Venice. Salah satunya dirancang untuk agentic AI dan pemrosesan data, sementara yang lainnya ditujukan untuk desain semikonduktor.
Semakin banyak perusahaan beralih ke AMD untuk mempercepat pengembangan kemampuan AI mereka, dan Microsoft merupakan salah satunya. AMD menyatakan jika 8 dari 10 perusahaan AI terbesar kini menjalankan beban kerja menggunakan GPU Instinct buatannya, termasuk OpenAI, Cohere, dan xAI milik Elon Musk.
Helios diambil dari nama dewa matahari dalam mitologi Yunani, yang dikisahkan mengendarai kereta yang ditarik empat ekor kuda melintasi langit setiap hari. Sistem ini mengintegrasikan 4 teknologi utama yang dikembangkan AMD, yaitu CPU, GPU, jaringan, dan perangkat lunak
CEO AMD, Lisa Su sebelumnya menyebutkan, dalam hal inferensi AI, bandwidth memori, dan kapasitas memori, sistem rak Helios memiliki keunggulan yang lebih signifikan dibandingkan sistem rak AI milik NVIDIA.
Meskipun AMD tidak mengungkapkan harga Helios, Futurum Group memperkirakan harga sistem tersebut berada di kisaran US$5 juta hingga US$5,5 juta. Sebagai perbandingan, sistem rak AI generasi kedua Vera Rubin milik NVIDIA diperkirakan dibanderol sekitar US$3,5 juta hingga US$4 juta.
Futurum Group menunjukkan, NVIDIA menguasai lebih dari 95% pangsa pasar GPU untuk pusat data, sementara AMD hanya menguasai sekitar 4,5%. Namun, kehadiran Helios dinilai berpotensi mengubah peta persaingan tersebut.
Analis Futurum Group sekaligus CEO perusahaan tersebut, Daniel Newman, mengatakan “Saya yakin AMD menunjukkan kinerja yang sangat baik dan berpotensi merebut pangsa pasar hingga 20-25%. Nilai itu setara dengan pendapatan mencapai ratusan miliar dolar AS.”