(Taiwan, ROC) -- Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) Taiwan dikabarkan mulai membuka perekrutan tenaga kerja teknis asing untuk bekerja di pelabuhan komersial dan terminal peti kemas, sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga kerja akibat penurunan angka kelahiran dan penuaan penduduk.
Mulai bulan ini, perusahaan pelabuhan dapat mengajukan perekrutan tenaga kerja asing untuk sejumlah posisi teknis inti, dengan gaji awal minimal NT$39.000 per bulan.
Selain pekerja asing dari luar negeri, lulusan mahasiswa asing dan Tionghoa perantauan yang telah menyelesaikan studinya di Taiwan juga dapat direkrut. Jumlah lulusan asing yang dipekerjakan dapat mencapai 20% dari rata-rata jumlah karyawan perusahaan, sedangkan tenaga kerja asing lainnya yang direkrut dari luar negeri atau memenuhi kualifikasi tertentu dibatasi hingga 10%.
MOL menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan membantu perusahaan pelabuhan mengisi kekurangan tenaga teknis sekaligus mendukung peningkatan otomatisasi dan modernisasi operasional pelabuhan.