Pelajar Filipina yang datang ke Taiwan meningkat 70% dalam tiga tahun terakhir, Kementerian Pendidikan Taiwan dan pejabat tinggi pendidikan Filipina mengelar rapat “Kelompok Kerja Pendidikan Taiwan-Filipina”, berfokus pada mekanisme pengakuan kredit, Pusat Pelatihan Mandarin dan lainnya untuk memperkuat mekanisme kerja sama bilateral
Kementerian Pendidikan dalam pers rilis yang diumumkan hari ini (28/7) mengemukakan, tim kerja pendidikan mengelar rapat dengan focus membicarakan kerja sama dalam berbagai bentuk dan jenis dari kedua belah pihak pada tanggan 27 Juli kemarin, seperti membangun gudang data alumni pelajar Filipina di Taiwan, Pusat Pelatihan Mandarin di Filipina, memperluas pendidikan tinggi lintas negara (Transnational Higher Education/TNHE) dengan mekanisme pengakuan gelar ganda dan kredit, serta memberikan kesempatan yang fleksibel dan kesempatan belajar seumur hidup bagi warga Filipina dan pekerja asing.
Kementerian Pendidikan mengemukakan, jumlah pelajar Filipina di Taiwan sebanyak 5.536 orang pada tahun 2025, dibandingkan dengan tahun 2022 yang hanya 3.098, memperlihatkan penambahan besar sebanyak 2.438 siswa dalam kurun waktu 3 tahun, tingkat pertumbuhan sebesar 78,7%. Terdapat 3.590 siswa yang “mendapat gelar”, dengan demikian Filipina telah berkembang menjadi salah satu negara penyumbang mahasiswa internasional yang menempuh program gelar di Taiwan (menempati peringkat keenam, setelah Vietnam, Indonesia, Malaysia, Hong Kong, dan Myanmar).
Kebanyakan bidang yang diambil pelajar Filipina adalah teknik, manufaktur, teknologi informasi dan komunikasi, manajemen bisnis dan layanan kesehatan. Beberapa tahun terakhir ini Taiwan melalui “Program Perekrutan dan Retensi Pelajar Internasional di Taiwan” telah menempatkan “Pusat Pertukaran Tenaga Talenta Industri dan Akademisi Taiwan – Filipina”, menyediakan kelas Bahasa Mandarin dan konsultasi program akademik.
Kementerian Pendidikan menyampaikan, di kedepannya akan terus menfokuskan pada 3 bidang utama yaitu “semikonduktor”, “pertanian pintar” dan “perikanan”, bekerja sama dengan Filipina dalam program gelar universitas bersama dan lokakarya pelatihan bagi tenaga pengajar, terus mendorong mahasiswa berprestasi untuk datang ke Taiwan melalui program beasiswa yang dikhususkan bagi mahasiswa Filipina untuk tahun 2026.