(Taiwan, ROC) – Taifun “Lumba-lumba / Dolphin”, yang merupakan taifun ke-13 tahun ini telah menguat menjadi taifun sangat kuat. Pada pukul 07:24 waktu Taiwan, posisinya berada di sekitar 4.886km di sebelah timur Eluanbi, bergerak ke arah barat laut-barat dengan kecepatan 21 km/jam.
Pakar Klimatologi Lin De-en (林得恩) dari Universitas Nasional Taiwan (NTU), mengingatkan jika Taifun Lumba-lumba masih terus membesar dan mengaut. Berdasarkan prediksi model Eropa (ECMWF) dan model Amerika (NCEP), jalur pergerakan taifun diperkirakan akan mendekati perairan lepas di utara Taiwan.
Lin De-en (林得恩) dalam sebuah unggahan di laman facebooknya mengemukakan, berdasarkan informasi terbaru dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) Taiwan pada Kamis (30/7) pukul 02:00, Taifun Lumba-lumba masih berada di wilayah laut dengan kondisi yang sangat mendukung untuk terus berkembang dan menguat.
Kondisi tersebut meliputi geseran angin vertikal yang lemah sekitar 10-15 knot, suhu permukaan laut yang tinggi sekitar 29-31°C, kandungan energi panas laut yang tinggi, yakni 100-125kJ/cm², serta arus divergensi di lapisan atmosfer atas yang kuat.
Akibatnya, ukuran Taifun Lumba-lumba terus membesar dan intensitasnya semakin meningkat hingga kini telah berkembang menjadi taifun sangat kuat.
Saat ini, tekanan udara di pusat taifun telah turun menjadi 895 hPa, dengan kecepatan angin maksimum di dekat pusat mencapai 60 meter per detik. Radius angin berkekuatan level 7 mencapai sekitar 200 kilometer, sementara radius angin berkekuatan level 10 telah meluas hingga 100 kilometer.
Lin De-en (林得恩) lebih lanjut menegaskan, Taifun Lumba-luma masih terus membesar dan menguat. Intensitasnya dalam dua hari ke depan, yakni Jumat (31/7) dan Sabtu (1/8) diperkirakan akan mencapai puncaknya. Namun, kabar baiknya, ketika mencapai kekuatan maksimum tersebut, Taifun Lumba-lumba masih berada di atas laut dan posisinya masih sangat jauh dari Taiwan.