Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Bertemu Randall Schriver, Presiden Lai : Aktif Bangun Sistem Ofensif dan Defensif Pertahanan Drone, Berharap Taiwan-AS Perdalam Kerja Sama Sektor Pertahanan

30/07/2026 14:05
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Presiden Lai Ching-te menyambut kedatangan rombongan Think Tank AS yang dipimpin oleh Randall Schriver di Istana Kepresidenan, 30 Juli 2026  (foto: CNA)
Presiden Lai Ching-te menyambut kedatangan rombongan Think Tank AS yang dipimpin oleh Randall Schriver di Istana Kepresidenan, 30 Juli 2026 (foto: CNA)

Presiden Lai Ching-te pada hari Kamis ini (30/7) bertemu dengan Ketua Institut Keamanan Indo Pasifik (IPPS), Randall Schriver dan mengatakan, menghadapi ancaman infiltrasi Tiongkok yang semakin intensif, Taiwan sangat memahami perlunya perdamaian yang mengandalkan kekuatan, maka dari itu, berlanjut meningkatkan pertahanan nasionalnya. Selain aktif mengusung anggaran pertahanan khusus, juga berlanjut mempromosikan anggaran khusus belanja pesawat nirawak, membangun sistem ofensif dan defensif pesawat nirawak yang komprehensif. Presiden Lai berharap kerja sama Taiwan-AS sektor pertahanan dari pengadaan militer dapat bergerak ke arah riset dan pengembangan, produksi bersama dan bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan Indo Pasifik.

Ketua Institut Keamanan Indo Pasifik (IPPS) dari Think Tank AS, mantan asisten menteri pertahanan AS urusan keamanan Indo-Pasifik, Randall Schriver kembali memimpin delegasi ke Taiwan. Presiden Lai Ching-te menyambut rombongan ini pada hari Kamis ini (30/7), selang 10 bulan, Randall Schriver memimpin rombongan berkunjung ke Taiwan, tindakan nyata ini menunjukkan dukungan AS jangka panjang. 

Presiden Lai Ching-te mengatakan, tahun ini bertepatan dengan perayaan berdirinya AS ke-250 tahun, juga menjadi peringatan pemilihan presiden langsung di Taiwan ke-30 tahun, Taiwan-AS bersama-sama memperingati betapa berharganya nilai demokrasi dan kebebasan, juga menyerukan betapa pentingnya HAM dan supremasi hukum. Namun, sejak Juli Tiongkok malah menerapkan hukum penindasan transnasional, melakukan uji tembak rudal balistik yang berdampak serius terhadap HAM internasional, perdamaian dan stabilitas regional. 

Presiden Lai Ching-te mengemukakan, menghadapi tekanan dan intervensi Tiongkok yang semakin intensif, Taiwan sangat memahami memperjuangkan perdamaian melalui kekuatan. Maka dari itu, Taiwan aktif mempromosikan reformasi pertahanan, memperkuat kemampuan perang asimetris, serta meningkatkan ketahanan sosial secara menyeluruh, diyakini bahwa AS telah memahami tekad kuat Taiwan untuk menjaga keamanan, perdamaian dan stabilitas kawasan Indo Pasifik.

 

Presiden Lai mengatakan, untuk anggaran dana pertahanan Taiwan tahun ini telah disesuaikan dengan standar NATO melebihi 3% dari PDB, diprediksikan akan mencapai 5% GDP sebelum pada tahun 2030. Dalam rangka berlanjut meningkatkan kemampuan pertahanan nasional, pemerintah terlebih dahulu proaktif mengusung anggaran pertahanan khusus, saat ini berlanjut mempromosikan anggaran pengadaan pesawat nirawak, dan membangun sistem ofensif dan defensif pesawat nirawak.

Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Taiwan sepenuhnya berharap Taiwan-AS berlanjut memperdalam kerja sama, mulai dari pengadaan urusan militer bergerak mengarah ke riset pengembangan bersama, menjadi mitra produksi bersama, berkontribusi semakin besar untuk stabilitas dan perdamaian internasional”.


Selain itu, Presiden Lai Ching-te mengatakan, selain isu keamanan, hubungan Taiwan-AS juga terkait erat dalam hal pembangunan dan kemakmuran. Saat ini, AS adalah mitra dagang terbesar pertama bagi Taiwan, sedangkan Taiwan menjadi mitra dagang terbesar ke-4 bagi AS, pada awal tahun ini Taiwan-AS menandatangani Nota Kesepahaman, perjanjian perdagangan timbal balik Taiwan-AS “Deklarasi Era Silikon” dan pernyataan bersama Taiwan-AS terkait kerja sama ekonomi dan keamanan, yang mana semakin memperkuat hubungan ekonomi perdagangan, berdasarkan pada konsep mengurangi hambatan ekonomi, kedua belah pihak berharap dapat saling menguntungkan dan kesetaraan, serta memastikan ketahanan rantai pasokan teknologi tinggi.

Randall Schriver mengatakan, kunjungan kali ini dirinya dapat menyaksikan ekonomi Taiwan yang terus tumbuh, hubungan perdagangan Taiwan-AS yang sangat stabil, juga merasakan kemajuan signifikan dalam kemampuan militer dan penjaga pantai Taiwan dalam menanggapi situasi regional. Akan tetapi, pihak AS masih mengkuatirkan Tiongkok yang berlanjut mengintervensi dengan ancaman militer, perang hukum yang menekan Taiwan, maka dari itu, melalui kunjungan kali ini bisa mendengar masukan dari berbagai kalangan, diharapkan dapat lebih lanjut memikirkan bagaimana AS dapat membantu Taiwan terkait tantangan yang dihadapi, menyelesaikan masalah ekonomi perdagangan dan pengembangan militer Taiwan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x