Para pejabat Spanyol pada Kamis (30/7) menyatakan bahwa kebakaran hutan baru melanda wilayah perbatasan barat Spanyol yang berdekatan dengan Portugal. Kobaran api menghanguskan 11.000 hektare lahan hanya dalam waktu 24 jam dan memaksa 800 orang mengungsi.
Kebakaran ini berkobar sejak Rabu (29/7) di Fermoselle, Provinsi Zamora, wilayah otonom Castilla y Leon, dengan luas area terdampak yang diumumkan langsung oleh wali kota setempat. Bencana ini terjadi setelah wilayah di barat ibu kota Madrid juga didera kebakaran hutan dengan skala yang lebih besar selama beberapa hari berturut-turut.
Unit tanggap darurat wilayah otonom Castilla y Leon menunjukkan bahwa sebanyak 800 warga telah dievakuasi dari rumah mereka akibat ancaman dari kebakaran baru tersebut.
Unit Darurat Militer Spanyol (UME) telah dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang dikategorikan berada pada Tingkat 2 ini. Status tingkat ini akan mengaktifkan bantuan tambahan dari pemerintah pusat.
Pejabat senior pemadam kebakaran pemerintah wilayah otonom, Raul de la Fuente, menyatakan bahwa kobaran api menjalar menyusuri ngarai dan mengancam desa lainnya, sementara embusan angin kencang diperkirakan akan segera menerjang.
Di Provinsi Zamora, masih ada dua kebakaran Tingkat 2 lainnya yang tengah berkobar hebat. Provinsi ini berada di bawah wilayah otonom Castilla y Leon, yang sebelumnya telah dihantam oleh kebakaran hutan terbesar dalam sejarah Spanyol yang tercatat, yaitu kebakaran di sekitar wilayah Avila yang menghanguskan sekitar 50.000 hektare lahan.