Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) di Taiwan pada Senin (3/8) mengeluarkan peringatan suhu tinggi untuk sepuluh kabupaten dan kota, termasuk wilayah Kota Taipei, di tengah ancaman ganda yang membayangi Taiwan pekan ini. Di satu sisi, gelombang panas ekstrem dengan suhu yang berpotensi menembus 38C menyelimuti sebagian besar wilayah.
Di sisi lain, Taifun Dolphin yang berstatus taifun sedang berskala besar terus bergerak mendekat dan diperkirakan akan memengaruhi cuaca Taiwan mulai 7 Agustus mendatang. Pakar klimatologi Wu Der-rong (吳德榮), menyatakan bahwa peluang taifun ini menyapu perairan utara Taiwan mencapai 40%, dengan peluang mendarat langsung di daratan Taiwan sekitar 20%.
Ketidakpastian jalur yang semakin melebar setelah hari kelima menjadikan pemantauan intensif sebagai keharusan dalam beberapa hari ke depan.
Wu Der-rong menjelaskan bahwa meski intensitas Dolphin perlahan melemah, badai ini tetap mempertahankan struktur taifun sedang yang besar. Dalam lima hari ke depan, jalurnya akan mengarah ke barat-barat laut sebelum perlahan berbelok ke barat menuju sekitar Kepulauan Ryukyu.
Simulasi model Eropa terbaru menunjukkan proyeksi jalur setelah hari kelima yang sangat bercabang dengan tingkat dispersi tinggi, dengan peta peluang sepuluh hari ke depan memperlihatkan jalur rata-rata taifun melewati bagian selatan Laut Tiongkok Timur sebelum mendarat di Zhejiang, dengan peluang memengaruhi kawasan tersebut di kisaran 50%.
Sementara itu, meski posisi fisik taifun masih sangat jauh, CWA mengingatkan bahwa mulai 4 Agustus 2026 gelombang pasang tinggi berpotensi muncul di sepanjang pesisir utara Keelung, pesisir timur Taiwan, dan Semenanjung Hengchun.