Terkait hubungan bilateral antara Taiwan dan Slovakia, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) memposting di media sosial pada hari Kamis ini (6/8), menyampaikan bahwa Taiwan akan terus mencari peluang kerja sama dengan negara-negara Eropa Tengah dan Eropa Timur, termasuk Slovakia, di berbagai bidang, seperti semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), dan kendaraan listrik, membuat hubungan tersebut dapat ditransformasikan ke dalam perkembangan industri, investasi, dan lapangan pekerjaan yang dapat menguntungkan kedua belah pihak.
Menteri Lin Chia-lung bertemu dengan mantan Menteri Luar Negeri Slovakia, Ivan Korcok di Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada 5 Agustus. Lin Chia-lung memposting di Facebook untuk berbagi pemikirannya setelah bertemu dengan Korcok, serta harapannya akan hubungan Taiwan dan Slovakia.
Korcok mengutarakan, model diplomatik tradisional perlu berubah untuk menghadapi dunia yang berganti dengan cepat. Berbagai informasi dapat diperoleh dengan cepat di era AI, sehingga pekerjaan diplomatik tidak sesederhana mengumpulkan informasi dan menulis laporan, yang lebih penting adalah memperhatikan, “seberapa besar manfaat diplomasi untuk masyarakat?”
Korcok menyampaikan, pertukaran diplomasi sering menghasilkan ide-ide baru, tapi sering terkendala tindak lanjutnya. Oleh sebab itu, ia menyamakan rakyat sebagai “pemegang saham” pemerintah, menganjurkan bahwa diplomasi harus mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja melalui kerja sama internasional, sehingga rakyat dapat berbagi hasil hubungan diplomasi.