Taiwan menempati peringkat kelima dalam daftar 192 negara atau wilayah untuk kemudahan relokasi, menurut laporan pada hari Rabu, 5 Agustus lalu.
Konsultan properti dan relokasi yang berbasis di Singapura, Rumavi telah mengeluarkan Rumavi Global Relocation Index, mempertimbangkan negara atau wilayah-wilayah yang ada berdasarkan aneka faktor, seperti biaya hidup, pajak, perawatan kesehatan, keamanan, dan peluang pengembangan karier. Survei tersebut juga mempertimbangkan pendekatan yang berbeda dari para digital nomad, pensiunan, keluarga, dan pengusaha.
Estonia menduduki puncak daftar global, diikuti oleh Singapura dan Malaysia. Portugal berada di peringkat keempat, tepat di atas Taiwan, yang diikuti oleh Lithuania dan Hong Kong. Sekutu diplomatik Taiwan, Saint Kitts dan Nevis, berada di peringkat ke-8, sementara Jepang berada di peringkat ke-17 dan Tiongkok di peringkat ke-125.
Rumavi menyebut Taiwan sebagai "pilihan yang sangat kuat" untuk keluarga, di mana Taiwan berada di peringkat kedua. Infrastruktur digital dan perawatan kesehatan adalah poin terkuat Taiwan, meskipun kekurangannya termasuk jalur residensi yang ketat, hambatan bahasa, dan risiko iklim, demikian menurut survei tersebut.