(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te (賴清德) saat menghadiri “Pameran Kuliner Taiwan” beberapa waktu lalu menyampaikan, pemerintah menargetkan Taiwan pada tahun 2030 nanti dapat meraih 10 juta kunjungan wisatawan internasional per tahun, serta nilai produksi industri pariwisata menembus angka lebih dari NT$1 triliun.
Namun, pakar pariwisata dari Universitas Providence (PU), Huang Zheng-cong (黃正聰), dalam analisisnya pada Jumat (7/8) menyebutkan, industri pariwisata dan perjalanan Taiwan sebenarnya telah mencapai dua kali lipat angka triliunan sejak tahun lalu.
Huang Zheng-cong (黃正聰) pada 7 Agustus mengutip data statistik terbaru dari Ditjen Pariwisata untuk melakukan analisis. Dirinya menjelaskan, meskipun total pengeluaran wisatawan internasional selama berada di Taiwan turun dari NT$445,6 miliar pada 2019 (sebelum pandemi) menjadi NT$343,8 miliar pada tahun lalu, atau berkurang sebesar NT$101,8 miliar.
Namun, di sisi lain, total pengeluaran wisata domestik oleh warga Taiwan justru meningkat dari NT$392,7 miliar pada 2019 menjadi NT$564,3 miliar tahun lalu, atau bertambah sebesar NT$171,6 miliar. Perubahan dua arah tersebut membuat nilai industri pariwisata domestik Taiwan meningkat sekitar NT$70 miliar dibandingkan sebelum pandemi, dari NT$838,4 miliar menjadi NT$908,2 miliar.
Huang menunjukkan, jika pendapatan dari transportasi udara penumpang juga diperhitungkan, yang meningkat dari NT$231,3 miliar sebelum pandemi menjadi NT$333,3 miliar pada tahun lalu, maka nilai industri pariwisata domestik Taiwan sebenarnya sudah menembus angka NT$1 triliun sejak tahun lalu.
Selain itu, total pengeluaran warga Taiwan untuk perjalanan ke luar negeri juga terus meningkat, dari NT$817,5 miliar pada 2019 hingga untuk pertama kalinya melampaui NT$1 triliun pada tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa nilai industri pariwisata domestik Taiwan maupun nilai pariwisata luar negeri masyarakat Taiwan sama-sama telah menembus angka triliunan pada tahun lalu.
Dengan demikian, Taiwan lebih cepat mencapai target nilai industri pariwisata menembus NT$1 triliun, yang sebelumnya dicanangkan oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德) saat menghadiri upacara pembukaan “Pameran Kuliner Taiwan 2026” pada 31 Juli lalu, dengan target pencapaian pada tahun 2030.
Huang Zheng-cong (黃正聰) juga menganalisis jika saat ini, jumlah wisatawan internasional yang datang ke Taiwan setelah berkurangnya wisatawan asal Daratan Tiongkok, meskipun jumlah pengunjung dan total pengeluaran wisata masih belum kembali ke tingkat sebelum pandemi, tetapi dalam tiga tahun terakhir tetap mengalami pertumbuhan setiap tahun. Selain itu, rata-rata pengeluaran setiap wisatawan internasional selama berada di Taiwan telah mencapai lebih dari NT$40.000, lebih tinggi dibandingkan sekitar NT$37.000 sebelum pandemi.