Sebuah kejadian yang tidak biasa dilaporkan terjadi di sebuah gerbong MRT Jalur Bannan Metro Taipei pada saat jam sibuk pada pagi hari ini (11/7). Para penumpang di sebuah kereta MRT yang sedang menuju ke arah Nangang Exhibition Center tiba-tiba diminta turun di Stasiun MRT Utama Taipei (TMS). Kejadian tersebut kemudian diketahui akibat terbakarnya sebuah bank daya milik penumpang.
Seorang warganet memposting di platform media sosial Threads, sekitar pukul 08:00 pagi, sebuah bank daya terbakar dan mengeluarkan asap di salah satu gerbong kereta MRT Taipei Jalur Bannan (jalur biru) dan membuat banyak orang terpaksa turun dari kereta.
Metro Taipei Corp. kemudian memberi penjelasan, bahwa seorang penumpang menekan interkom untuk melaporkan adanya asap yang berasal dari sebuah benda di dalam gerbong kereta MRT Jalur Bannan yang berada di Stasiun Utama Taipei dan bersiap menuju Nangang Exhibition Center (Pusat Pameran Nangang). Pusat kendali terkait segera memberi tahu pihak kepolisian, pemadam kebakaran, dan polisi MRT. Manajer stasiun pun kemudian naik ke dalam kereta, memastikan penumpang ada yang telah menggunakan alat pemadam api untuk memadamkan api dari benda terkait. Sekitar 1.200 penumpang diatur untuk dipindahkan ke kereta atau moda transportasi lainnya.
Metro Taipei menjelaskan, asap tersebut berasal dari sebuah bank daya portabel milik seorang penumpang. Api telah padam dengan segera dan penyelidikan lebih lanjut kini tengah berlangsung.
Sebelumnya, sebuah bank daya milik seorang penumpang juga terbakar di sebuah kereta cepat Taiwan (THSR) pada hari Minggu, 10 Agustus 2026. Insiden tersebut terjadi pada pukul 11:00 di gerbong 4 kereta 630 yang beroperasi antara Changhua dan Taichung. THSR pun menjelaskan, bahwa api dengan segera dapat dipadamkan dengan alat pemadam api dan tidak ada penumpang yang terluka. Selanjutnya kereta berangkat normal di Stasiun Taichung, serta tidak mempengaruhi perjalanan selanjutnya.
Pihak berwenang mengingatkan masyarakat, para penumpang tidak boleh menggunakan atau membawa bank daya portabel yang cacat atau memiliki panas yang tidak normal. Pihak THSR dilansir dari CNA menyampaikan, jika ada penumpang yang menyebabkan kebakaran karena penggunaan atau penyimpanan bank daya secara tidak bertanggung jawab, maka akan diminta pertanggungjawaban hukum dan wajib membayar ganti rugi.