Kementerian Pertanian Taiwan (MOA) dan Kementerian Pertanian Tailan mengadakan pertemuan secara daring untuk bertukar pikiran tentang penerapan teknologi informasi spasial dan survei bidang pertanian pada 11 Agustus, berfokus pada penerapan kecerdasan buatan (AI) dan digital twin di bidang pertanian.
MOA mengeluarkan siaran pers, menyatakan bahwa pertemuan daring tersebut dipimpin oleh Richard Fu (傅子煜), Kepala Divisi Urusan Internasional dari Kementerian Pertanian Taiwan dan Narong Boonsatheanwong, perwakilan Kantor Perdagangan dan Ekonomi Tailan di Taipei.
MOA menyampaikan, menghadapi tantangan umum seperti perubahan iklim, keamanan pangan, dan kurangnya tenaga kerja agrikultural, membuat AI dan teknologi digital menjadi alat penting untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus efisiensi tata kelola. Diharapkan dengan adanya pertukaran antara Taiwan dan Tailan, selanjutnya teknologi pertanian cerdas dapat terintegrasi ke dalam aplikasi praktis.
Kementerian Pertanian Tailan menekankan, pertanian cerdas berbasis AI merupakan bidang penting kerja sama di masa depan di antara kedua belah pihak. Tailan berencana mengundang Taiwan untuk berpartisipasi dalam pertukaran pertanian cerdas berbasis AI pada bulan September tahun ini, untuk terlibat dalam berbagai topik, seperti pemantauan cerdas, pertanian nol emisi karbon, tata kelola digital, serta mencari peluang kerja sama teknologi dan aplikasi praktis.
MODA menyampaikan, Tailan berbagi pengalamannya dalam membangun gerbang web berbasis internet (GIS portal), kembaran digital (digital twins), dan basis data pohon pada pertemuan tersebut. Taiwan memperkenalkan peta blok lahan pertanian nasional, sistem citra jalan pertanian, dan pencapaian interpretasi citra AI. Demonstrasinya menunjukkan integrasi data citra satelit, drone, dan data citra darat, menggunakan AI untuk pengelolaan lahan pertanian, pemantauan penggunaan lahan, survei tanaman, dan peringatan anomali. Kedua belah pihak bertukar pengalaman mengenai pengenalan gambar AI, integrasi informasi spasial, dan penyerapan karbon pertanian.
MOA menyatakan, sejak Taiwan dan Tailan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pertanian dan perikanan di tahun 2003, kedua belah pihak terus memperdalam hubungan kerja sama melalui konferensi bidang agrikultural. Di masa depan, kedua belah pihak akan terus mencari lahan uji coba dan peluang kerja sama yang sesuai untuk mempromosikan verifikasi dan penerapan teknologi, seperti AI, big data, internet of things (IoT), dan informasi geospasial, selanjutnya memajukan kerja sama pertanian cerdas antara Taiwan-Tailan ke dalam aplikasi praktis.