(Taiwan, ROC) --- Pada tahun 2022, Taiwan mengalami surplus pajak yang mencapai hampir NT$500 miliar, dan pemerintah kemudian mengumumkan pemberian uang tunai sebesar NT$6.000 kepada seluruh rakyat sebagai bagian dari pembagian keuntungan.
Dan pada tahun 2023, surplus pajak kembali terjadi, yakni sebesar NT$367,1 miliar. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan apakah pemerintah akan kembali membagikan &39; kepada semua warga? Atau apakah surplus kali ini akan digunakan untuk menutupi kerugian besar dari Taiwan Power Company?

Juru Bicara Yuan Eksekutif, Lin Tze-luen (林子倫). 圖/CNA
Pada Kamis kemarin (25/1), Juru Bicara Yuan Eksekutif, Lin Tze-luen (林子倫), mengkonfirmasi kebenaran dari pemberitaan yang melaporkan bahwa pengumpulan pajak pada sepanjang tahun 2023 telah mendatangkan surplus sebanyak NT$367,1 miliar. Ini juga menjadi surplus terbesar ketiga dalam sektor perpajakan di Taiwan.
Lin Tze-luen mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah atas pencapaian ekonomi yang baik. Pemerintah akan mempertimbangkan pendapat masyarakat luas mengenai penggunaan dari total surplus ini.
Lin Zi-Lun menegaskan bahwa bagaimana menggunakan dana surplus di atas tentunya akan berdasar pada ketentuan fiskal dalam negeri, yang mana akan berfokus pada dua tujuan utama, yakni prioritas untuk pembayaran utang dan peningkatan investasi infrastruktur.
Pendekatan ini bertujuan untuk menggunakan sumber daya keuangan secara tepat, guna memajukan kebijakan nasional dan memastikan perkembangan Taiwan yang berkelanjutan.