Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Penurunan Tarif Impor Membuat Petani Telur Khawatir, Kementerian Pertanian: Tidak akan Berdampak pada Produksi dan Penjualan Dalam Negeri

14/10/2023 10:14
Penulis & Editor: 李珮菁
Ilustrasi telur (foto: Rti)
Ilustrasi telur (foto: Rti)

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pertanian berencana untuk menurunkan tarif impor untuk membantu para pedagang langsung melakukan impor jika terjadi kekurangan telur di masa mendatang. Para petani telur khawatir dengan jatuhnya harga telur. Kementerian Pertanian pada 12 Oktober menyampaikan, bahwa pengiriman telur impor didasarkan pada perputaran stok telur olahan dan akan dibatasi jumlahnya, sehingga tidak akan berdampak pada produksi dan penjualan lokal.

Wakil Menteri Pertanian Chen Junne-jih (陳駿季) pada 11 Oktober lalu menyampaikan, untuk menghindari perselisihan, inventarisasi kebutuhan telur dalam negeri di masa depan tidak lagi dipercayakan Kementerian Pertanian kepada Asosiasi Industri Peternakan Pusat, tetapi akan diimpor oleh para pedagang melalui pengurangan tarif. Menurut laporan media, para petani telur tidak puas dan meragukan bahwa hal itu kemungkinan dapat berdampak pada industri telur dalam negeri. Terkait dengan hal ini, Kementerian Pertanian menekankan bahwa pendekatan tersebut tentunya akan memperhatikan perkembangan industri telur dalam negeri dan tidak akan mempengaruhi hak dan kepentingan petani telur dalam negeri.

Kementerian Pertanian menyatakan, untuk meningkatkan ketahanan industri ayam dalam negeri, pemerintah telah mengusulkan kebijakan peningkatan dan rekonstruksi kandang unggas senilai NT$4,4 miliar dan kebijakan asuransi flu burung, dengan harapan dapat mengubah dan meningkatkan kualitas ayam industri. Namun, untuk memastikan pasokan telur dalam negeri yang stabil di musim gugur dan musim dingin, sejumlah impor akan tetap dipertahankan setiap bulannya, dan stok pengaman akan dipertahankan melalui tinjauan bergilir. Pengiriman telur impor terutama didasarkan pada stok telur olahan

Kementerian Pertanian menekankan bahwa hal yang terpenting dalam permintaan dan penawaran telur adalah memperkuat ketahanan industri ayam petelur. Pemerintah akan menggalakkan rencana renovasi, peningkatan kandang unggas mulai tahun 2023. Promosi rencana pembangunan sistem rantai dingin telur juga telah dilakukan sejak tahun 2022 untuk menjaga kestabilan pasokan telur dalam negeri.

Kementerian Pertanian menambahkan bahwa telur merupakan kebutuhan hidup masyarakat. Resiko yang menyebabkan ketidakpastian seperti perubahan iklim dan pandemi menyebabkan fluktuasi produksi telur dalam negeri. Penetapan keamanan kebutuhan dibutuhkan demi menjaga keamanan pangan. Di awal tahun ini, Taiwan tidak memiliki pengalaman impor telur dalam jumlah besar. Demi melindungi produksi telur dalam negeri dan mengenyahkan harga pasar gelap sesegera mungkin, bertemu dengan permintaan konsumen, dan menstabilisasi jumlah maupun harga, maka proyek impor khusus pun diberlakukan.

Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa situasi saat ini dan di masa depan berbeda. Setelah memiliki pengalaman untuk melakukan impor, agar tidak berdampak pada pendapatan petani telur lokal, sekaligus memperhatikan hak dan kepentingan konsumen, maka rekomendasi pengurangan tarif musiman dengan waktu tertentu dapat diperhitungkan. Tarif ini tidak dapat disesuaikan tanpa batasan agar tidak mempengaruhi hak dan kepentingan peternak ayam dalam negeri.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x