Tanggal 19 Agustus merupakan Hari Orang Utan Internasional. Kebun Binatang Taipei kembali berbagi informasi terbaru dan perawatan medis terkait dengan kesehatan orang utan yang menghuni kebun binatang tersebut, yaitu “Ke Yi” (可乙) dan “Yi Bao” (乙寶).
Sebelumnya, Orang Utan asal Borneo di Kebun Binatang Taipei yang bernama “Ke Yi” melahirkan bayi kembar prematur melalui operasi Caesar di tanggal 29 Juni lalu. Salah satu bayi kembarnya yang bernama “Xiao Bao” (小寶) tidak berhasil melewati masa kritis karena adanya sindrom gangguan pernapasan, sementara “Yi Bao” sang kakak terus menerima perawatan medis intensif. Induknya, “Ke Yi” setelah menjalani operasi Caesar kini telah pulih dengan baik. Setelah masa istirahat dan observasi, induk orang utan ini secara bertahap kembali ke aktivitas sehari-hari seperti semula. Sementara “Yi Bao” yang lahir prematur, awalnya membutuhkan intubasi trakea dan ventilator untuk membantu pernapasan karena paru-paru dan organ lainnya belum sepenuhnya matang. Seiring dengan perkembangan kemampuan bernapasnya secara mandiri, tabung endotrakeal dilepas setelah dievaluasi oleh tim medis. Saat ini, ia menerima dukungan oksigen melalui kanula hidung aliran tinggi, dan pernapasan serta kondisi fisiologisnya secara keseluruhan terus dipantau.
Setiap perubahan kecil merupakan pertumbuhan penting bagi “Yi Bao” khususnya sejak kelahirannya, tim medis kebun binatang terus memberikan perawatan 24 jam yang terbagi atas 3 shift, sembari tetap menjalankan pekerjaan medis lain di kebun binatang. Ucapan terima kasih secara khusus diberikan kepada tim Neonatal Departemen Pediatrik RS Universitas Nasional Taiwan (RS NTU) atas saran klinis profesionalnya dan tim kebun binatang kini terus menyaksikan serta memperhatikan perkembangan “Yi Bao” yang masih membutuhkan dukungan intensif secara bertahap untuk terus berkembang.