Pemerintah Taiwan membantu meningkatkan kapabilitas medis pintar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Lviv, Ukraina. Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada Rabu hari ini (26/9) menyatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya Dana Kerja Sama dan Pengembangan Internasional (TaiwanICDF) menjalankan proyek kerja sama medis di Eropa. Setelah diimplementasikan, proyek ini diperkirakan akan memberikan manfaat bagi 720.000 penduduk Kota Lviv. MOFA kembali menegaskan bahwa Taiwan mendukung penuh Ukraina dan akan terus berdiri berdampingan dengan negara tersebut.
Upacara penandatanganan Proyek Penguatan Medis Pintar RSUD Lviv Ukraina yang diinisiasi oleh MOFA melalui penugasan kepada TaiwanICDF digelar pada Selasa kemarin (25/9). Pihak-pihak yang menandatangani kesepakatan ini meliputi TaiwanICDF, Pemerintah Kota Lviv, Aliansi Medis Pertama Lviv, dan Yayasan UNBROKEN.
MOFA menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan utama untuk membantu Aliansi Medis Pertama Lviv dalam memperkuat unit gawat darurat (UGD) dan unit perawatan intensif (ICU) di Rumah Sakit St. Panteleimon serta Rumah Sakit Anak St. Nicholas. Langkah ini dilakukan melalui integrasi perangkat keras dan lunak serta sistem informasi kecerdasan buatan (AI), sekaligus menyelenggarakan pelatihan profesional bagi personel medis dan teknologi informasi.
Wakil Menteri MOFA, Wu Chih-chung (吳志中), yang menyaksikan upacara penandatanganan tersebut secara daring, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Taiwan memanfaatkan keunggulan industri medis pintar dan kesehatannya untuk secara aktif mendorong Proyek Rong Bang dengan para mitra yang berbagi nilai demokrasi dan kebebasan yang sama.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, Taiwan selalu berdiri kokoh berdampingan dengan Ukraina. Gedung rehabilitasi di Kompleks Medis UNBROKEN Lviv yang baru saja selesai direnovasi dan dinamai Gedung Persahabatan Taiwan, merupakan simbol penting dari dukungan Taiwan untuk Ukraina.
Juru Bicara MOFA, Hsiao Kuang-wei (蕭光偉), menambahkan, “Taiwan akan terus mendukung Ukraina dalam hal bantuan kemanusiaan, dan juga akan bekerja sama dengan komunitas internasional.”
Wali Kota Lviv, Andriy Sadovyi, dalam sambutannya menyatakan bahwa penandatanganan dan peluncuran proyek ini bertepatan dengan perayaan 35 tahun kemerdekaan Ukraina. Di tengah agresi Rusia, meskipun Ukraina terus membayar harga yang mahal dengan hilangnya nyawa yang berharga, mereka tetap meyakini nilai kemerdekaan dan kedaulatan, serta berjuang tanpa lelah demi kebebasan. Hal ini juga membuat mereka semakin memahami arti penting dari sahabat sejati di masa-masa sulit.
Sekretaris Jenderal TaiwanICDF, Huang Yu-lin (黃玉霖), menunjukkan bahwa Ukraina telah menunjukkan keberanian dan ketangguhan yang luar biasa kepada dunia. Taiwan sangat memahami bahwa arti dari ketangguhan tidak hanya sekadar melewati krisis, melainkan juga beradaptasi dengan perubahan, membangun kembali tanah air, serta menciptakan peluang di masa depan. Oleh karena itu, atas penugasan dari MOFA, TaiwanICDF untuk pertama kalinya menjalankan proyek kerja sama medis di Eropa guna menyediakan solusi medis pintar melalui integrasi perangkat keras dan lunak, pelatihan edukasi, serta pengembangan talenta.