(Taiwan, ROC) -- Baru-baru ini terjadi banjir bandang dan tanah longsor di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet yang menyebabkan lebih dari 1.400 orang hilang dan hampir 400 orang tewas.
Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi membagi tim menjadi 3 kelompok untuk melakukan aksi kepedulian di wilayah terdampak bencana, sekaligus terus memantau kebutuhan para korban dan menyalurkan bantuan berupa berbagai kebutuhan pokok.
Yayasan Buddha Tzu Chi mengemukakan, setelah bencana terjadi, para relawan Tzu Chi dari Nepal dan negara-negara tetangga berkumpul dan bergerak ke berbagai lokasi untuk memberikan bantuan. Mereka masing-masing menuju wilayah terdampak bencana, rumah sakit di ibu kota Kathmandu, serta Lumbini dan Chitwan di kawasan dataran rendah bagian selatan Nepal untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada para korban yang terluka.
Wakil Direktur Eksekutif Yayasan Buddha Tzu Chi, Lin Bi-yu (林碧玉) yang telah lama terlibat dalam kegiatan kemanusiaan di Nepal, menyebutkan jika bencana besar kali ini disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem.
Lin menyampaikan, tim Tzu Chi di Nepal bersama masyarakat setempat segera membentuk tim tanggap bencana untuk terlibat dalam upaya penanganan dan penyelamatan serta memberikan perhatian kepada para korban setelah bencana.
Lin Bi-yu (林碧玉) mengemukakan, para relawan memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga wisatawan yang menjadi korban. Mekanisme bantuan juga telah diaktifkan bagi warga terdampak yang terluka maupun mengalami gangguan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pihaknya turut mengerahkan bantuan medis dan bekerja sama dengan pemerintah setempat sesuai kebutuhan untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana.
Relawan Tzu Chi bernama Bikash membawa informasi langsung dari wilayah terdampak bencana. Dirinya mengatakan, Galchhi, salah satu wilayah terdampak, berada di sepanjang jalur Jalan Raya Nasional yang menghubungkan bagian utara dan selatan, sekitar 45 kilometer dari kantor Tzu Chi di Kathmandu.
Sejumlah ruas jalan mengalami hambatan sehingga sulit dilalui. Namun, para relawan Tzu Chi berhasil menemukan jalur yang masih dapat dilewati setelah menghadapi berbagai kendala, sehingga bantuan dapat segera dikirimkan ke wilayah terdampak. Tzu Chi ke depannya akan terus memantau kondisi dan kebutuhan di wilayah bencana.