SEMICON Taiwan 2026 merupakan ajang tahunan yang mempertemukan semikonduktor global akan berlangsung tanggal 2 – 4 September. Dalam pers konferensi sebelum berlangsung pameran yang diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus, Chief Marketing Officer sekaligus Presiden Semiconductor Equipment and Materials International (SEMI), Terry Tsao (曹世綸) menyampaikan, pameran semikonduktor akan menghubungkan keseluruhan ekosistem, mencakup CSP (Cloud Service Provider), desain cip dan manufaktur, pada kesempatan ini khusus datang ke Taiwan penanggung jawab dari 3 CSP besar global yaitu Google, Microsoft dan Meta.
Terry Tsao mengemukakan, pameran semikonduktor tahun ini dengan tema utama “Transform Tomorrow – Membangun Masa Depan Bersama”, menjadikan kerja sama sebagai kekuatan pendorong utama, bergandengan tangan dengan mitra ekosistem global untuk bersama menciptkan masa depan. SEMICON Taiwan 2026 akan menghadirkan 4.300 booth dari 1300 perusahaan yang datang dari 65 negara di dunia, dan lebih dari 100 ribu profesional semikonduktor berpartisipasi.
Dengan dorongan dari infrstruktur kecerdasan buatan (AI), pertumbuhan pasar semikonduktor global telah melampaui dari yang diperkirakan sebelumnya, SEMI memperkirakan pemasukan untuk tahun ini akan menembus US$1,5 triliun, diharapkan akan menembus US$2 triliun pada tahun 2030 mendatang.
Chief Executive Officer of Advanced Semiconductor Engineering, Inc. (ASE) Dr. Tien Wu (吳田玉) yang juga hadir dalam pers konferensi ini menyampaikan, menurutnya, saat ini AI baru benar-benar dimulai, ia mengemukakan, “Tahapan pertama adalah nilai dari pengalaman manusia yang hanya 5.000 tahun” AI akan belajar dari pengetahuan dan pengalaman keberhasilan dari manusia sebelumnya, menggandakannya dan mempercepat. Ini pula yang membuat perkembangan AI pada awalnya menjadi bersaing dengan pekerjaan dan sumber daya yang ada, seperti “merampas tanah, merampas orang, merampas modal, dan merampas listrik” menjadikan pabrik dengan tenaga manusia menjadi tanpa tenaga manusia. Oleh karena itu pula Wu Tien beranggapan, meskipun sekarang ini timbul persaingan tetapi jika benar-benar dipertimbangkan, apakah perkembangan AI akan terlepas dari tahapan sekarang ini dan membawa ke tahapan berikut yang menginovasikan aplikasi baru serta pencapaian lintas disiplin.
Wu Tien mendeskripsikan, manfaat dari AI yang sesungguhnya adalah menginovasikan pelaksanaan dari yang tidak terlihat, tidak terpikir, tidak boleh dikerjakan, tidak bersedia mengerjakan atau tidak bisa dapat dikerjakan manusia. Juga karena itu ia beranggapan AI “sekarang ini baru saja dimulai”.
Sementara Peneliti Academia Sinica dan Direktur Eksekutif Pusat Tematik Komputasi Kuantum Chen Chii-dong (陳啟東) menyampaikan, Taiwan telah mengamankan posisi pentingnya dalam bidang AI dan pengembangan komputasi kuantum beserta integrasinya dengan AI yang akan menjadi tren utama di masa depan. Chen Chii-dong mengemukakan, dalam rantai pasok komponen komputasi kuantum, Taiwan memiliki keunggulan signifikan di beberapa bidang seperti cip, pengemasan, dan peralatan kendali elektronik. Oleh karena itu, meskipun Taiwan memasuki sektor kuantum relatif terlambat, tetapi tetap memiliki peluang untuk melampaui negara-negara terkemuka dengan memanfaatkan kekuatan-kekuatan tersebut.
Sedangkan Senior Direktur Senior Pasar Intelegensi SEMI Clark Tseng (曾瑞榆) menyampaikan, AI tengah mengubah momentum pertumbuhan semikonduktor global, mendorong permintaan akan teknologi canggih, HBM/DRAM, NAND, peralatan pengujian dan pengemasan melonjak naik. Keunggulan Tawian tidak saja pada manufaktur canggih, melainkan juga pada ekosistem secara menyeluruh dengan material yang terintegrasi. SEMI memperkirakan pasar bahan semikonduktor global untuk tahun depan akan mencapai nai US$92 milyar, di mana cakupan Taiwan mencapai 30%.