Guna memperkuat penetrasi pasar wisatawan Taiwan, Kementerian Pariwisata Indonesia melalui Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei menyelenggarakan Wonderful Indonesia Sales Mission, mempertemukan langsung industri pariwisata dengan mitra bisnis Taiwan serta memperluas promosi destinasi pariwisata Indonesia.
“Wonderful Indonesia Sales Mission” di Taipei merupakan program kolaborasi Kemenpar bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA), dan STARLUX Airlines.
Sekitar 20 pelaku industri pariwisata Indonesia yang terdiri atas travel agent/tour operator, Destination Management Company (DMC), dan penyedia akomodasi yang secara khusus datang ke Taiwan untuk menyajikan produk serta paket wisata Indonesia kepada lebih dari 50 buyers dari Taiwan.
Pada kesempatan ini Kementerian Pariwata Indonesia dan KDEI Taipei mempromosikan sejumlah produk wisata dengan destinasi seperti Bali, Sumatera, Kalimantan, Jakarta, Yogyakarta, Labuan Bajo dan lainnya yang secara khusus disesuaikan dengan karakteristik pasar Taiwan selain produk wisata pada umumnya.
Taiwan sendiri merupakan salah satu pasar yang berpotensi bagi pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Indonesia, Taiwan menjadi penyumbang wisatawan terbesar ke-13 bagi Indonesia dengan jumlah 108 ribu lebih kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia untuk periode Januari–Juni 2026. Dibandingkan dengan total wisatawan Taiwan yang ke berwisata ke luar negeri pada periode yang sama sejumlah lebih dari 12,6 juta, yang berarti wisatawan Taiwan yang ke Indonesia tidak sampai 1% dari total keseluruhan, Indonesia berpeluang besar untuk menarik minat wisatawan Taiwan berkunjung ke Indonesia.
Dalam kata sambutannya, Kepala Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Arif Sulistiyo menyampaikan Taiwan merupakan pasar yang sangat potensial bagi pariwisata Indonesia. Tingginya minat masyarakat Taiwan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri serta semakin baiknya konektivitas udara memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperbesar pangsa pasar pariwisata di Taiwan, kita perlu memperkuat promosi, memperluas kerja sama B2B, dan menawarkan lebih banyak destinasi Indonesia di luar Bali.
Saat ditanyakan berapa target kenaikan dari jumlah wisatawan Taiwan ke Indonesia, Direktur IINTOA, Paul Edmundus berharap dapat meningkat 20%, untuk mencapai kenaikan tersebut, tentu saja akan terus melakukan promosi dan kegiatan-kegiata serupa agar semakin banyak orang Taiwan yang mengenal wisata Indonesia dan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia.
Kegiatan Wonderful Indonesia Sales Mission menghadirkan rangkaian kegiatan table top meeting dan networking session, mempertemukan sellers Indonesia dengan buyers Taiwan untuk membuka peluang transaksi sekaligus membangun kerja sama bisnis pariwisata secara berkelanjutan.