Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Kasus Penularan Klaster Hepatitis C di Klinik Antai Songhe, 1.118 Orang Dipanggil untuk Tes Darah

03/09/2026 13:15
Penulis & Editor: Amina Tjandra
CDC menyampaikan, 1.118 orang yang menerima suntikan di klinik ini sejak 1 juli 2025 diminta untuk melakukan pengujian darah secara gratis di Pusat Layanan Kesehatan di Kota New Taipei. (foto: CNA)
CDC menyampaikan, 1.118 orang yang menerima suntikan di klinik ini sejak 1 juli 2025 diminta untuk melakukan pengujian darah secara gratis di Pusat Layanan Kesehatan di Kota New Taipei. (foto: CNA)

Kasus penularan klaster Hepatitis C di klinik Antai Songhe, Kota New Taipei, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat 1.118 orang yang menerima suntikan di klinik ini sejak 1 juli 2025 untuk melakukan pengujian darah secara gratis di Pusat Layanan Kesehatan di Kota New Taipei. Direktur Jenderal CDC Lo Yi-chun (羅一鈞) memprediksikan, rasio positif terkonfirmasi berkisar 5-10%.

Kejadian yang bermulapada 12 Agustus 2026, CDC mendapat laporan 2 kasus terkonfirmasi hepatitis C virus akut di Distrik Banqiao, Kota New Taipei, yang melibatkan satu keluarga, Pusat Layanan Kesehatan segera mengaktifkan investigasi epidemiologi, didapati 3 dari 5 anggota keluarga dinyatakan positif terkonfirmasi.

Menurut keterangan pers dari CDC kemarin menjelaskan, detail kasus klaster hepatitis C virus akut di klinik tersebut, mendapati kelalaian dan tindak lanjut serta sanksi administratif yang akan dikenakan.

Dirjen CDC Lo Yi-chun menjelaskan, dikarenakan beberapa pasien mengunjungi klinik Antai Songhe untuk mendapatkan suntikan nutrisi, diduga ini adalah klaster hepatitis C akut. Oleh karena itu, pihaknya mengaktifkan pemeriksaan penularan klaster, melacak kembali 8 kasus hepatitis C terkonfirmasi lainnya telah menerima suntikan di klinik tersebut, total yang terkonfirmasi mencatat 11 kasus.

Dirjen CDC Lo Yi-chun menjelaskan, terkait kelalaian klinik menerapkan langkah-langkah pengendalian sehingga menyebabkan pasien lain terinfeksi belum diketahui jelas, Dinas Kesehatan, CDC dan para pakar telah berdiskusi, dan akan memperluas pelacakan dengan cakupan sebanyak 1.118 orang yang mendapat suntikan di klinik tersebut sejak 1 Juli 2025, terhitung dari masa inkubasi hepatitis C akut selama 6 bulan dari kasus awal di klinik tersebut.

Wabah klaster terakhir yang serupa terjadi pada tahun 2017, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menerima laporan dari rumah sakit tentang 5 kasus hepatitis C virus akut yang terkonfirmasi. Investigasi epidemiologi oleh Dinas Kesehatan mengungkapkan bahwa ke-5 kasus tersebut pernah berobat di Klinik Weilian di Distrik Yangmei, Kota Taoyuan. Karena banyaknya keterbatasan, maka klinik tersebut diinstruksikan untuk melakukan perbaikan dalam jangka waktu tertentu dan dikenai sanksi sesuai hukum.

Dirjen CDC Lo Yi-chun menunjuk, awal pelacakan meminta sekitar 1.200 orang yang menjalani tes darah, rasio positif terkonfirmasi sekitar 16%, dalam 9 tahun terakhir ini, berkat upaya skrining dan pengobatan yang ekstensif, jumlah yang terinfeksi di Taiwan telah menurun lebih dari 80%, untuk kasus ini diprakirakan rasio positif berkisar 5-10%, belum tergolong rendah. Ia mengingatkan agar yang bersangkutan dapat koorperatif menjalani pemeriksaan darah, jika dinyatakan positif, lapor diri ke Dinas Kesehatan setempat mengatur pasien untuk menjalani perawatan medis di rumah sakit rujukan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x