(Taiwan, ROC) --- Salah satu anggota pemadam kebakaran di Kabupaten Hsinchu, Yu Shang-hua (游尚樺), meninggal dalam tugasnya pada akhir bulan lalu saat melakukan misi penyelamatan.
Pada tanggal 4 Januari 2024, rekan-rekan pemadam kebakaran dari berbagai tempat datang ke upacara persemayaman untuk mengantar perjalanan terakhirnya.
Hari ini, keluarga Yu Shang-hua membawa abunya kembali pulang ke rumah lama mereka di Kaohsiung. Dalam perjalanan pulang tersebut, iringan mobil keluarga Yu Shang-hua sengaja melewati anggota tim pemadam kebakaran, sebagai bentuk perpisahan terakhir.
圖/三立新聞台
Menurut informasi, seorang pekerja migran yang melarikan diri telah ditangkap pada hari upacara persemayaman Yu Shang-hua, dan menurut pengakuannya, kebakaran terjadi secara tidak sengaja karena ada orang yang merokok.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Yu Shang-hua bergegas menuju ke lokasi kebakaran setelah ia menerima panggilan telepon darurat.
Setelah menyelamatkan 4 pekerja migran dengan status hilang kontak (ilegal) dari sebuah bangunan tempat tinggal, Yu Shang-hua kembali memasuki lokasi kebakaran untuk mencari tahu apakah masih ada orang yang terjebak.
Yu Shang-hua diperkirakan mengalami kehilangan arah dan kehabisan oksigen di tangki udaranya. Saat ditemukan, maskernya telah terlepas dan ia telah menghirup banyak asap tebal. Meskipun dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, nyawanya tidak tertolong.
Setelah berhasil diselamatkan, keempat pekerja migran tersebut langsung kembali melarikan diri karena khawatir identitas mereka sebagai pekerja migran ilegal akan terungkap.
圖/三立新聞台
Pada tanggal 4 Januari 2024, salah satu pekerja migran yang melarikan diri tersebut ditangkap di Distrik Zhongli, Kota Taoyuan.
Pekerja migran tersebut mengatakan bahwa pada pagi hari saat kejadian, sekitar pukul 8:00, mereka seharusnya bekerja, tetapi tiba-tiba majikan mereka menelepon dan mengatakan bahwa mereka tidak perlu bekerja.
Saat itu, ada rekan satu kamar yang sedang duduk di sofa dan ngobrol sambil merokok, tetapi puntung rokok tersebut membakar sofa yang terbuat dari busa dan menimbulkan asap tebal.
Pekerja migran bersangkutan menambahkan bahwa karena tidak tahu cara memadamkan api, keempat orang di dalam rumah tersebut terpaksa melarikan diri. Dia juga mengatakan bahwa dirinya merokok rokok elektronik, jadi orang yang menyebabkan kebakaran bukan dia.
Saat ini, polisi dan tim khusus dari Kantor Imigrasi masih aktif mencari 3 orang lainnya yang melarikan diri. Penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu diinvestigasi lebih lanjut.