Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Seminar di London Bertema “Agar Dunia Melihat Taiwan” Setelah “Taiwan Travelogue” Raih Booker Prize

08/09/2026 14:15
Penulis & Editor: Farini Anwar
Menteri Kebudayaan Li Yuan (kiri kedua) dengan status Menteri Kebudayaan dan penulis hadir dalam seminar di London bersama ketua tim juri International Booker Prize, Natasha Brown (kanan kedua) membicarakan bertema “Taiwanese Literaturue Through a Global Gaze”
Menteri Kebudayaan Li Yuan (kiri kedua) dengan status Menteri Kebudayaan dan penulis hadir dalam seminar di London bersama ketua tim juri International Booker Prize, Natasha Brown (kanan kedua) membicarakan bertema “Taiwanese Literaturue Through a Global Gaze”

Taiwan Travelogue karya dari Yang Shuang-zi dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Lin King berhasil meraih International Booker Prize 2026, menjadikan literasi Taiwan sebagai fokus di London. Menteri Kebudayaan Li Yuan (李遠) melakukan dialog dengan ketua tim juri International Booker Prize, Natasha Brown di King’s College London pada tanggal 7 malam, membahas bagaimana literasi Taiwan keluar dari darurat militer, bagaimana mencari diri sendiri, sampai membahas penerjemahan, penerbitan dan tata kelola internasional. Li Yuan membeberkan, kalua sebelumnya orang Taiwan berupaya untuk “melihat Taiwan”, sekarang yang lebih ditekankan adalah agar Taiwan dapat benar-benar terlihat oleh dunia melalui literasi.    

 

Divisi Kebudayaan – Kantor Perwakilan Taipei di Inggris bersama King's College London mengelar seminar bertema “Taiwanese Literaturue Through a Global Gaze” yang dibawakan oleh professor dari King's College London Chris Berry. Li Yuan dengan status Menteri Kebudayaan dan penulis bersama dengan ketua juri International Booker Prize 2026 Natasha Brown, Direktur British Centre for Literary Translation (BCLT) Anna Goode, dan pakar Penyair Irlandia John McAuliffe menjadi pembicara dalam seminar ini.

 

Li Yuan mengilas balik bahwa dirinya adalah keluaran dari dunia penulis, ada masa darurat militer, di mana akses informasi dibatasi, sastra Taiwan berfokus pada upaya membangun identitasnya melalui dua poros: nativisme dan modernisme. Setelah demokratisasi, generasi baru mulai meninjau kembali sejarah dari sudut pandang yang lebih beragam, sehingga memunculkan berbagai genre dan tema seperti sastra ekologis, realisme magis, sastra LGBTQ+, narasi mengenai Teror Putih, sastra masyarakat adat, dan karya tulis yang berfokus pada lokasi-lokasi tertentu. Dengan merujuk pada penulis-penulis seperti Wu Ming-yi (吳明益), Kan Yao-ming (甘耀明), Chen Xue (陳雪), Lai Hsiang-yin (賴香吟), Syaman Rapongan, Kevin Chen (陳思宏), dan Yang Shuang-zi (楊双子), beliau menggambarkan bagaimana sastra Taiwan telah mengembangkan bentuk-bentuk naratif baru di tengah sejarahnya yang kompleks.

 

Natasha Brown membocorkan, setelah membaca dan menilai sekitar 130 karya dan “Taiwan Travelogue”, dalam novel yang mendeskripsikan terkait sejarah kolonial, perbedaan bahasa dan tokoh manusia, agar dapat bergema ke para pembaca dengan latar belakang yang berbeda. Sementara Direktur BCLT Anna Goode menekankan ditilik dari penerjemahan, sastra Taiwan memiliki keunikan multibahasa, penerjemah harus menghadapi kelompok bahasa yang berbeda seperti Mandarin, Taiyu, Bahasa Suku Penduduk Adat dan lainnya, tidak dapat berjuang sendiri saja. Anna Goode menyampaikan, sejak bekerja sama dengan National Museum of Taiwan Literature pada tahun 2020, selain membina tenaga penerjemah, juga membangun komunitas dan jaringan internasional, serta membantu mereka yang belajar penerjemah untuk mengajukan proposal penerbitan, mencari penerbit dan bantuan subsidi.

 

Sedangkan Penyair Irlandia John McAuliffe dari sudut pandang penerbit mengemukakan bahwa karya yang masuk dalam pasar Inggris harus bersaing ketat, ia sendiri menerima sekitar 150 buku terjemahan dalam satu tahunnya, tetapi hanya 1 karya yang terpilih untuk diterbitkan.

We use cookies to provide you with a better browsing experience.

By continuing to browse this site, you agree to our Cookie Policy. Learn more about our Privacy Policy

I understand
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x