Berita Rti hari ini (9/9) melaporkan, Menteri Kebudayaan Li Yuan (李遠) dalam kunjungan hari ketiga di Inggris yaitu tanggal 8 September mengunjungi Norwich yang merupakan kota di Inggris yang mendapatkan sebutan “Kota Sastra Dunia” dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization / UNESCO), untuk menyaksikan penandatanganan program “Emerging Translator Mentorships” bersama dengan National Centre for Writing (NWC), untuk membina tenaga penerjemah sastra Taiwan, berharap semakin banyak karya Taiwan yang dapat melintas kendala Bahasa, diterbitkan dan masuk dalam pasar Inggris.
Norwich yang mendapat predikat “Kota Sastra Dunia” dari UNESCO pada tahun 2012, merupakan kota pertama Inggris yang mendapat kehormatan ini. Kota yang memiliki sejarah sastra lebih dari 900 tahun, buku yang ditulis oleh Julian of Norwich pada abad ke-14 dianggap sebagai buku berbahasa Inggris karya penulis perempuan pertama, sementara University of East Anglia (UEA) Inggris juga merupakan universitas pertama yang membuka jurusan Creative Writing Master’s Degree yang berhasil menetaskan penulis ternama seperti Ian McEwan, Kazuo Ishiguro dan lainnya, ditambah lagi dengan jaringan penulis, penerjemah, penerbit dan pembaca, membuat Norwich menjadi kota sastra penting di Inggris.
Penyelenggaraan upacara penandatanganan kali ini secara khusus memilih Dragon Hall sebuah bangunan bersejarah di NCW, dengan diwakili oleh Kepala Pusat Kebudayaan Kantor Perwakilan Taipei di Inggris Yang Ting-chen (楊婷媜) yang mewakili Museum Sastra Taiwan bersama dengan CEO sekaligus Direktur Kreatif NCW Paula Sanchez untuk menandantangani kerja sama, sementara Menteri Kebudayaan Taiwan Li Yuan dan Komisari NCW Alan Waters sebagai saksi.
Li Yuan menyampaikan, ini adalah hari penting, juga permulaan yang baik, menyimbolkan kesiapan Taiwan untuk melangkah lebih lanjut dalam tugas penerjemahan sastra, berharap selanjutnya tidak hanya menerjemahkan karya, melainkan juga dalam semakin banyak pertukaran, agar buku berbahasa Mandarin Taiwan dapat diperkenalkan hingga ke Inggris.
Sementara itu, Alan Waters mengungkit, NCW sangat senang, lebih awal sebelum buku “Taiwan Travelogue” mendapat penghargaan International Booker Prize, NCW telah mempromosikan sastra Taiwan, seperti pada tahun 2024 menerima penerjemah sastra Taiwan untuk program residensi dan bekerja sama dengan Stranger Press menerbilkan 5 bab yang menampilkan sastra Taiwan. Sekarang melalui program “Emerging Translator Mentorships” meneruskan kerja sama antara Taiwan dan NCW.