Gelombang kecerdasan buatan (AI) mengelung secara global, Internet of Things (IoT juga percepat transformasi menjadi Artificial Intelligence of Things (AIoT). Pengusaha inovasi Taiwan dan Malaysia mengemukakan, Taiwan memiliki keunggulan semikonduktor, teknologi informasi dan telekomunikasi dan integrase manufaktur, sedangkan Malaysia memiliki beragam sektor industeri dan pasar dari ASEAN, keunggulan kedua belah pihak saling melengkapi, menciptakan kerja sama merintis lautan baru.
Landasan infrastruktur industry Selangor Malaysia cukup baik, mengumpulkan sektor industry 4.0, tahun ini mempromosikan “3 Jenis Akselerator Selanggor 2026” mempertemukan penjual eceran dan produsen digital serta bidang lainnya, termasuk kecerdasan buatan (AI), bisnis digital, teknik lanjutan, blockchain, teknologi finansial dan aplikasi fintech dan tranformasi digital untuk perusahaan kecil dan menengah.
Tim perusahaan inovasi baru Taiwan dan Malaysia mengadakan Selangor Information Technology & Digital Economy Corporation (SIDEC) melakukan pertukaran dalam produksi cerdas, platform AIot, AI perusahaan, medis dan pendidikan cerdas, pertanian cerdas, pengelolaan sumber energy dan bahan baku berkelanjutan.
Direktur Perusahaan Inovasi Baru CodeTrace Malaysia Jason Ng saat menerima wawancara menyampaikan, kecerdasan buatan tengah mempercepat langkah untuk masuk dalam manufaktur, saat ini sedang melakukan uji coba untuk inspeksi visual, pergudangan cerdas, dan sistem otomatisasi dari tiap-tiap bagian, bekerja sama dengan NVIDIA dalam pengembangan inspeksi visual AI juga rencana memasukan Agentic AI dalam system otomatisasi industri.
Jason Ng mengemukakan, Malaysia memiliki dasar inustri perakitan dan pengujian semikonduktor, sedangkan Taiwan memiliki keunggulan dalam pembuatan semikonduktor, untuk itu Taiwan dan Malaysia dapat menjalin kerja sama melalui pencarian teknik AI dan bersama-sama menciptakan manufaktur lainnya dari perluasan semikonduktor.
Rektor Universitas Sains dan Teknologi Minghsin Lu Ming-feng (呂明峯) beranggapan, cakupan tim inovasi baru Taiwan meliputi IoT, melalui pertukaran pengembangan teknik dan aplikasi. Ia mengambil contoh, ada tim yang menggunakan bahan dari daur ulang bubuk bambu, selain membuat peralatan makan juga dapat digunakan dalam manufaktur elektronik, sehingga nilai bahan yang tadinya tidak dilirik sekarang melonjak naik hingga 200 kali lipat lebih, memperlihatkan kekuatan inovasi baru Taiwan dengan memadukan aplikasi teknologi dan tradisional.