Menteri Pertanian, Perikanan dan Industri Makanan Sabah, Jamawi Ja’afar melakukan kunjungan ke Taiwan. Dalam unggahan di media sosial pada hari Jumat ini (11/9), Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung mengatakan, saat bertemu dengan Jamawi Ja’afar secara khusus membagikan pengalaman kesuksesan Taiwan dalam industri pertanian cerdas, kedokteran cerdas dan pembinaan SDM bertalenta, dan mengharapkan Taiwan-Sabah memperdalam pertukaran dan kerja sama, menciptakan kemakmuran bagi masyarakat kedua belah pihak.
Menlu Lin Chia-lung kemarin (10/9) bertemu dengan Menteri Pertanian, Perikanan dan Industri Makanan Sabah, Jamawi Ja’afar. Menlu Lin Chia-lung mengatakan, jarak Malaysia dengan Taiwan tidak terlalu jauh, ini pertama kalinya Jamawi Ja’afar berkunjung ke Taiwan, sangat mengharapkan agar dalam kunjungannya dapat semakin mengenal aspek pengembangan Taiwan dalam bidang teknologi, industri pertanian dan medis kedokteran, juga mengharapkan berlanjut memperluas pertukaran dan kerja sama di masa mendatang, agar hubungan Taiwan-Sabah semakin akrab. Juru Bicara Kemenlu, Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) mengatakan, “Di bawah kebijakan diplomasi komprehensif, Kemenlu berlanjut mempromosikan pertukaran dan kerja sama dengan berbagai kalangan dan pemerintah dari berbagai negara, sangat bermanfaat untuk semakin mengenal Taiwan dan menciptakan lebih banyak isu-isu kerja sama substansial bagi kedua belah pihak”.
Menlu Lin Chia-lung juga menjelaskan “Program Rongbang”, menekankan Taiwan memiliki keunggulan industri ICT yang lengkap dan semikonduktor, akan menyisipkan kekuatan teknologi dalam industri pertanian dan medis kedokteran. Selain menghimpun beragam pengalaman, lebih lanjut juga mengintegrasikan solusi penyelesaian, melalui kerja sama internasional dengan negara-negara sahabat diplomatik dan negara yang berpandangan sepaham serta berbagi hasil pengembangan Taiwan. Sebagai contoh, industri pertanian cerdas, Taiwan bersedia berbagi penerapan AI, perlengkapan otomatis dan keahlian dalam analisa data yang bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat ketangguhan pangan. Dalam bidang medis kedokteran cerdas, Taiwan juga akan berbagi program medis perawatan Taiwan secara komprehensif, bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan. Sedangkan untuk bidang pembinaan SDM bertalenta, membangun mekanisme pelatihan dan pertukaran SDM melalui kerja sama dengan universitas dan industri akademisi.
Menlu Lin Chia-lung mengemukakan, Sabah memiliki sumber pertanian-perikanan yang berlimpah, menjadi lokasi penghasil produk pertanian-perikanan yang penting bagi Malaysia, saat ini tengah aktif meningkatkan swasembada pangan, juga meningkatkan budidaya pertanian, pengolahan produk perikanan dan teknologi rantai dingin, berlanjut meningkatkan nilai tambah pada produk pertanian-perikanannya. Selain itu, Sabah kaya akan sumber pariwisatanya, serupa dengan Taiwan yang memiliki gunung dan laut, ditambah dengan adanya penerbangan langsung Taipei-Sabah maka berpotensi besar untuk kerja sama dan pertukaran pariwisata di masa depan.