Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyatakan bahwa Depresi Tropis TD28 yang berada di perairan sebelah timur Guam, yang berjarak sekitar 3.500 kilometer dari Taiwan, diperkirakan paling cepat akan menguat menjadi taifun ringan bernama Dujuan pada hari ini.
Pakar CWA, Tsai Yi-chi (蔡伊其), menjelaskan bahwa sistem ini pertama-tama akan bergerak ke arah barat-barat laut, kemudian pada akhir pekan ini bergeser menuju perairan selatan Jepang dan menguat menjadi taifun sedang.
Berdasarkan prediksi jalur saat ini, Taifun Dujuan tidak memiliki dampak langsung terhadap Taiwan. Namun CWA menegaskan bahwa prediksi jalur untuk periode selanjutnya masih menunjukkan perbedaan antarmodel dan akan terus dipantau secara intensif.
Tsai Yi-chi menjelaskan bahwa hingga sebelum Rabu besok (16/9), wilayah Taoyuan ke utara dan bagian timur akan terus dipengaruhi angin monsun timur laut dengan curah hujan yang terkonsentrasi di sisi menghadap angin.
Wilayah tengah dan selatan akan mengalami hujan badai petir pada sore hari, dan kawasan pegunungan perlu mewaspadai potensi hujan lebat atau hujan sangat lebat dalam durasi singkat.
Mulai Kamis (17/9), angin monsun timur laut diprediksi melemah dan beralih menjadi angin timur. Wilayah sisi timur Kota Taipei, bagian timur, dan Semenanjung Hengchun masih berpotensi hujan rintik-rintik lokal, sementara wilayah selatan dan kawasan pegunungan akan mengalami hujan rintik-rintik tersebar pada sore hari.
Meski Taifun Dujuan tidak berdampak langsung terhadap Taiwan, CWA mengingatkan bahwa mulai Minggu (20/9), pesisir utara Keelung, pesisir bagian timur termasuk Pulau Lanyu dan Green Island, serta Semenanjung Hengchun perlu mewaspadai kemunculan gelombang tinggi. Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir pada periode tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi laut yang berpotensi berbahaya.