Delegasi Tuvalu yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri, Ketenagakerjaan dan Perdagangan, Hon Paulson Panapa berkunjung ke Taiwan, hari Selasa ini (15/9) Presiden Lai Ching-te bertemu dengan rombongan ini, dan menyampaikan apresiasi Tuvalu yang mendukung dan menyuarakan Taiwan di panggung internasional pada masa jangka panjang. Pembinaan hubungan Taiwan-Tuvalu telah terjalin lama dan memasuki peringatan ke-47 tahun, berharap kedua belah pihak dapat memperdalam kerha sama, bersama mengatasi tantangan dunia terkait perubahan iklim dan ekspansi otoriter.
Menteri Luar Negeri, Ketenagakerjaan dan Perdagangan, Hon Paulson Panapa menanggapi undangan dan berkunjung ke Taiwan, hari Selasa ini (15/9) bertemu dengan Presiden Lai Ching-te.
Dalam sambutannya, Presiden Lai Ching-te mengapresiasi pemerintah Tuvalu atas dukungan jangka panjang yang menyuarakan Taiwan di ajang internasional, diantaranya sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) dan Forum Kepulauan Pasifik pada tahun ini, Tuvalu kembali mendukung Taiwan, juga berharap agar Taiwan-Tuvalu bersama-sama menanggapi tantangan dunia yang menghadapi perubahan iklam.
Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Selanjutnya, sidang umum PBB dan Konferensi Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim ke-31 akan segera diadakan, kami berharap Tuvalu berlanjut mendukung partisipasi internasional Taiwan, juga mengharapkan agar Taiwan- Tuvalu kompak dalam perjanjian konvensi, kedua belah pihak berlanjut mempromosikan pertukaran dan kerja sama berbagai aspek, dan bersama-sama menghadapi tantangan dunia seperti perubahan iklim dan ekspansi otoriter.”
Presiden Lai menambahkan, hubungan Taiwan-Tuvalu telah terjalin genap selama 47 tahun, kedua negara saling mendukung dan maju berdampingan dalam ajang internasional, bukan sekedar sahabat, jalin hubungan ini seperti saudara. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kedua belah pihak bersama-sama mempromosikan program transformasi digital, ketahanan jaringan listrik, adaptasi iklim dan lainnya dan telah membuahkan hasil, diharapkan akan memperdalam kerja sama di masa mendatang agar persahabatan kedua negara ini semakin solid.
Paulson Panapa menekankan, ini merupakan pertamanya sebagai Menteri Luar Negeri, Ketenagakerjaan dan Perdagangan melakukan kunjungan ke Taiwan dan sangat berarti. Ia mengapreasiasi Taiwan, yang sangat membantu Tuvalu meningkatkan daya tanggap terhadap perubahan iklim, komunikasi digital, medis kedokteran dan pendidikan selama 46 tahun. Ia mengatakan, penandatanganan kerja sama ini mengaktifkan program kerja sama seperti budidaya ikan bandeng dan prakarsa energi bersih, saling bergandengan tangan mempromosikan pengembangan energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan peluang pendidikan dan mobilitas tenaga kerja.
Paulson Panapa menekankan, secara internasional, Taiwan menggungguli medis kedokteran, inovasi digital dan penanggulangan bencana Taiwan, dan berkontribusi penting bagi komunitas dunia, maka Taiwan semestinya mendapat posisi di mata internasional, Tuvalu yakin pihaknya tetap akan menyuarakan Taiwan, mendukung partisipasi internasional Taiwan.