(Taiwan, ROC) – Jack Bergman, Ketua “Intelijen dan Operasi Khusus”, sub-komite dari Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS memimpin delegasi untuk berkunjung ke Taiwan. Ketika Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menerima delegasi pada hari ini (28/3), ia menyampaikan harapannya agar kerja sama Taiwan-AS akan terus berlanjut lebih dalam dan memperluas demokrasi global. Kerja sama antar kedua belah pihak ini akan memberikan lebih banyak kontribusi dalam keamanan dan kesejahteraan dunia. Bergman menyampaikan, bahwa ia berharap agar Taiwan dapat memiliki strategi maritim yang lebih kuat, Taiwan dan AS juga akan bekerja sama untuk melawan tindakan agresif Daratan Tiongkok di wilayah regional.
Jack Bergman, Ketua “Intelijen dan Operasi Khusus”, sub-komite dari Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS memimpin delegasi lintas partai untuk berkunjung ke Taiwan, mendemonstrasikan pentingnya kerja sama keamanan Taiwan – AS. Delegasi tersebut bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen pada 28 Maret pagi. Presiden terpilih, William Lai (賴清德) dan wakil presiden terpilih Hsiao Bi-khim (蕭美琴) bertukar pandangan terkait hubungan Taiwan – AS dan berbagai isu lainnya.
Dalam pidato saat resepsi penerimaan, Presiden Tsai menyampaikan bahwa seluruh anggota Komite Angkatan Bersenjata DPR AS yang dipimpin oleh Jack Bergman tidak hanya memperhatikan isu-isu terkait Taiwan – AS, tapi juga secara aktif mempromosikan pertukaran dan kerja sama antara Taiwan dan AS dalam Kongres AS untuk menjaga perdamaian dan kestabilan wilayah regional. Di saat yang sama ia juga berterima kasih atas kunjungan delegasi terkait untuk mendemonstrasikan dukungan lintas partai AS kepada Taiwan.
Presiden Tsai juga menyampaikan, bahwa Taiwan terus mengimplementasikan pertahanan nasional mandiri selama beberapa tahun terakhir, mempromosikan produksi nasional pesawat nasional dan kapal perang nasional, menunjukkan kepada dunia tekadnya untuk melindungi pertahanan diri dan menjaga demokrasi dan kebebasan. Ia ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih secara khusus kepada pemerintah dan Kongres AS dalam bantuannya memperkuat kemampuan pertahanan diri Taiwan, serta menantikan hubungan lanjut Taiwan – AS yang lebih mendalam.
Presiden Tsai mengatakan, “AS baru menyelesaikan undang-undang bulan ini. Undang-undang alokasi komprehensif untuk tahun fiskal 2024 juga telah dimasukkan dalam anggaran bantuan militer untuk Taiwan. Ini akan mempercepat pengiriman senjata untuk mendukung Taiwan dan terus memperdalam kemitraan Taiwan-AS. Di masa depan, Taiwan akan terus bekerja keras bersama Anda, memperluas kerja sama dengan kubu demokrasi dan memberikan lebih banyak kontribusi terhadap keamanan, stabilitas, dan kemakmuran dunia.”
Bergman yang kemudian juga berpidato menyampaikan, bahwa Taiwan merupakan mitra kunci bagi AS di wilayah Indo-Pasifik. Hal itu tidak hanya berbagai kerja sama di bidang keamanan, tapi juga hubungan ekonomi yang erat.
Bergman mengungkapkan, bahwa tujuan dari kunjungan delegasi ke Taiwan ini untuk mendemonstrasikan dukungan Kongres AS terhadap kemitraan antara Taiwan dan AS. Di masa depan, mereka akan terus meyakinkan rekan-rekan Kongres AS lainnya bahwa hubungan kemitraan strategis antara Taiwan-AS sangat penting bagi wilayah.
Bergman menekankan, bahwa AS berharap agar Taiwan akan memiliki strategi maritim yang sangat kuat dan berharap agar Taiwan dan AS akan bekerja sama menahan perilaku agresif Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di wilayah ini. Ia juga menantikan hubungan Taiwan dan AS yang lebih mendalam terus berlanjut melalui kunjungan ini.