Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

CIER Memprediksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini mencapai 2,01%

20/04/2023 14:50
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
Ketua Institusi CIER, Yeh Chun-hsien (foto: RTI)
Ketua Institusi CIER, Yeh Chun-hsien (foto: RTI)

(Taiwan, ROC) –Institusi Penelitian Ekonomi Chung-Hua (Chung-Hua Institution for Economic Research - CIER) mengumumkan perkiraan pertumbuhan ekonomi terbaru pada hari ini (20 April), bahwa pertumbuhan di tahun 2023 adalah 2,01%, lebih rendah 0,71% jika dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yaitu 2,72%. Hal ini utamanya terkait dengan kebuntuan perang Ukraina – Rusia, konfrontasi antara AS dan RRT, serta kegagalan Eropa dan Amerika dalam target penekanan inflasi.

 

Institusi Penelitian Ekonomi Chung-Hwa (CIER) pada hari Kamis ini (20/4) memprediksi pertumbuhan ekonomi Taiwan adalah 2,01% di tahun 2023, merupakan revisi penurunan tajam sebesar 0,71% dari perhitungan sebelumnya. Ketua Institusi CIER, Yeh Chun-hsien (葉俊顯) menganalisis bahwa perlambatan ekonomi secara global, ditambah dengan konfrontasi antara dua kubu dari Amerika Serikat dan RRT, kemudian tren anti-globalisasi, komoditas perdagangan yang terus melambat, memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, jika dibandingkan dengan penurunan tren perdagangan, konsumsi masyarakat domestik meningkat terkait dengan pencabutan larangan dan adanya pembukaan beberapa regulasi, sehingga model pertumbuhan ekonomi memperlihatkan bahwa di dalam kondisinya menghangat, sementara di luar dingin.

 

Ia mengatakan, “Kami memprakirakan perdagangan luar negeri pada kuartal ke-4 akan menghangat, misalkan pada paruh akhir tahun perdagangan luar negeri menghangat, maka akan ada sedikit percikan api pada pertumbuhan ekonomi, ketika perdagangan luar negeri kuartal 4 menghangat, dolar AS juga akan mengalir keluar."

 

Untuk sisi harga barang, Yeh Chun-hsien juga beranggapan, CIER memprediksikan skala kenaikan sebesar 2,18%, lebih rendah dibandingkan pada tahun lalu, yang utama dikarenakan faktor tren perekonomian dunia,  melemahnya permintaan terhadap barang, pada periode dasar tahun lalu lebih tinggi. Akan tetapi tekanan dari inflasi barang masih eksis, termasuk sewa rumah, 17 barang kebutuhan masyarakat yang mendapat pengaruh ketidakseimbangan dan kenaikan biaya, berkemungkinan memengaruhi tren tahun ini.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解