Sepeda Lipat Andalan “Brompton” Rugi 45,3 Miliar Rupiah! Tapi Kenapa CEOnya Masih Bisa Tersenyum?
(Taiwan, ROC) -- Di era sekarang, bahkan “Brompton” yang digadang-gadang paling berkelas di dunia sepeda pun harus menghadapi kenyataan pahit. Dalam laporan keuangan tahunan terbaru, pabrikan sepeda lipat premium asal London tersebut mencatat kerugian sebesar 2,08 juta pound sterling (sekitar 45,3 miliar rupiah), dengan volume penjualan yang juga turut turun sebesar 7,5%.
Meski angka-angka tersebut terlihat cukup dingin, CEO Brompton Will Butler-Adams dengan elegan menyebut tahun ini sebagai “tahun yang seimbang”. Dalam bahasa sederhananya, meski sempat tergelincir karena tantangan pasar, tetapi Brompton berhasil bangkit kembali dengan penuh gaya berkat larisnya model-model baru.
Penjualan Turun ke Titik Terendah dalam Empat Tahun, Dampak “Mabuk Pascapandemi”?
Laporan keuangan yang mencakup periode hingga akhir Maret 2025 menunjukkan bahwa total penjualan tahunan Brompton turun menjadi 78.530 unit, merupakan level terendah sejak 2021.
Sang CEO mengaitkan kondisi...
22 Januari, 2026