Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

鮑魚滑雞粥 Bubur Ayam Abalon

Bubur Ayam Abalon 鮑魚滑雞粥
Bubur Ayam Abalon 鮑魚滑雞粥

Jelajah Kuliner

Bubur Ayam Abalon鮑魚滑雞粥: Dari Guangdong ke Meja Asia

Pernahkah Anda memperhatikan satu hal sederhana:
di hampir semua budaya Asia, ada satu makanan yang selalu hadir saat tubuh ingin sesuatu yang hangat… sesuatu yang menenangkan.

Makanan itu adalah bubur.

Di Indonesia kita menyebutnya bubur.
Di Tiongkok dikenal sebagai zhou.
Dan di Jepang kita mengenalnya sebagai okayu.

Meskipun berbeda nama, ide dasarnya sama:
beras dimasak lama dengan air, hingga butirnya pecah dan berubah menjadi hidangan lembut yang mudah dicerna.

Namun hari ini, di Jelajah Kuliner, kita tidak membahas bubur biasa.
Kita akan berjalan sedikit lebih jauh… menuju sebuah bubur yang membawa aroma laut dan kemewahan: bubur abalon.

Taiwan: Bubur yang hangat dan praktis

Di Taiwan, bubur seafood seperti ini cukup populer, terutama sebagai makanan sarapan atau makanan malam yang ringan.

Namun pendekatannya sering kali lebih praktis.
Banyak rumah tangga menggunakan abalon kalengan, yang sudah dimasak sebelumnya.

Cukup diiris tipis, lalu dimasukkan ke dalam bubur yang hampir matang bersama sedikit kuah dari kalengnya.
Kaldu itu memberikan rasa laut yang kuat tanpa perlu proses memasak yang rumit.

Taiwan juga sering menambahkan pelengkap seperti:
daun ketumbar, bawang goreng, atau bahkan potongan cakwe.

Teksturnya hangat, ringan, dan sangat cocok dimakan saat cuaca dingin.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解