Hadiah Hari Anak tahun ini dari Pemerintah Kabupaten Yunlin untuk siswa taman kanak-kanak (TK) serta sekolah dasar dan menengah (SD/SMP) telah diumumkan. Setiap anak akan mendapatkan seutas tali lompat (skipping rope). Beberapa anak merasa senang saat menerimanya, tapi ada juga yang mengatakan bahwa mereka berharap bisa mendapatkan hadiah yang lebih mereka inginkan. Namun, tahun ini Kabupaten Yunlin memberikan tali lompat karena statistik Kementerian Olahraga menunjukkan bahwa pada tahun 2024, kabupaten dengan tingkat obesitas tertinggi adalah Kabupaten Yunlin. Hampir 30% siswa SD memiliki status tubuh lampu merah (waspada), sehingga pemerintah kabupaten memutuskan untuk menyiapkan tali lompat bagi setiap anak guna memupuk kebiasaan berolahraga sejak dini.
Menjaga ritme, mengambil tali lompat dan terus melompat, anak-anak dengan gembira bermain lompat tali di koridor sekolah. Tidak perlu takut tidak kebagian karena setiap orang mendapat satu buah, sebab ini adalah hadiah Hari Anak dari Pemerintah Kabupaten Yunlin tahun ini untuk setiap siswa dari TK hingga SMP.
Beberapa anak sangat menyukainya, sementara yang lain berharap pada Hari Anak yang hanya setahun sekali ini, mereka bisa menerima hadiah yang lebih mereka inginkan. Namun, keputusan Pemerintah Kabupaten Yunlin untuk memberikan tali lompat bukan tanpa alasan.
Berdasarkan survei Kementerian Olahraga, pada tahun 2024 Kabupaten Yunlin adalah kabupaten paling gemuk di seluruh Taiwan. Statistik siswa SD menunjukkan bahwa 12,15% di antaranya kelebihan berat badan dan 15,99% mengalami obesitas, sehingga hampir 30% siswa memiliki status tubuh lampu merah alias waspada.
Bupati Yunlin, Chang Li-shan (張麗善) mengatakan, "Setiap kali kami memikirkan apa yang disukai anak-anak. Kami berpikir bahwa kami ingin membuat anak-anak sangat sehat melalui olahraga, jadi tahun ini kami memberikan mereka, setiap anak dari SD hingga TK, satu set tali lompat."
Bupati Chang Li-shan mengatakan, kali ini tidak memberikan mainan umum seperti dalam karakter Demon Slayer. Keputusan untuk memberikan set tali lompat ini bertujuan untuk mendorong anak-anak agar mengembangkan kebiasaan olahraga yang baik, dengan harapan dapat melepaskan predikat sebagai kabupaten paling gemuk.