Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Meski Telah Tiada, Warisan Harapan Jane Goodall Terus Bersemi di Taiwan

06/04/2026 Perspektif
Meski Telah Tiada, Warisan Harapan Jane Goodall Terus Bersemi di Taiwan (Rti)
Meski Telah Tiada, Warisan Harapan Jane Goodall Terus Bersemi di Taiwan (Rti)

Kepergian ahli primatologi legendaris, Jane Goodall, pada tahun 2025 meninggalkan duka mendalam bagi dunia. Namun, di Taiwan, tempat di mana ia telah merajut ikatan mendalam selama 30 tahun, warisannya justru bertransformasi menjadi sebuah kekuatan baru.

Alih-alih larut dalam kesedihan, Asosiasi Jane Goodall Taiwan (Jane Goodall Institute Taiwan) memilih untuk menyalakan kembali api harapan melalui sebuah pameran khusus, sebuah manifestasi nyata dari filosofi hidupnya yang akan terus mengakar kuat di bumi Formosa.

Selama tiga dekade, Jane Goodall telah mengunjungi Taiwan sebanyak 18 kali, menanam benih-benih kesadaran lingkungan yang kini telah tumbuh menjadi jaringan aksi pemuda dan pendidikan yang solid. Kunjungan-kunjungan singkatnya, yang totalnya hanya sekitar 107 hari, terbukti mampu melahirkan dampak jangka panjang yang luar biasa.

Menghadapi kekosongan pasca kepergian sang mentor, tim di Taiwan memutuskan untuk mengubah duka menjadi aksi, merangkum jejak perjalanan sang ikon dalam pameran bertajuk Inspiring Hope Through Action: Dr. Jane Goodall in Taiwan 1996–2025 Exhibition.

Pameran ini bukanlah sekadar sebuah memorial, melainkan sebuah deklarasi bahwa misi belum usai. CEO Asosiasi Jane Goodall Taiwan, Kuo Hsue-chun (郭雪貞), mengungkapkan bahwa timnya bertekad untuk melanjutkan langkah sang doktor. Pameran ini dirancang untuk mengisahkan kembali bagaimana seorang individu, yang berangkat dari rasa ingin tahu murni, mampu menggerakkan dunia.

Pengunjung diajak menelusuri kembali perjalanan Jane Goodall dari seorang peneliti muda tanpa gelar di hutan Gombe, Afrika, hingga menjadi advokat lingkungan global yang disegani.

Inti dari narasi pameran ini adalah pesan universal yang selalu digaungkan oleh Jane Goodall, sebuah pesan yang ia terima dari ibunya, yakni bahwa siapa pun dapat mewujudkan mimpi selama mereka bekerja keras, pantang menyerah, dan pandai memanfaatkan peluang.

Pameran ini secara sadar menghindari kultus individu, dan sebaliknya, berfokus untuk menunjukkan kepada setiap pengunjung bahwa mereka juga memiliki kekuatan untuk memulai perubahan, sekecil apa pun itu.

Salah satu warisan terpenting Jane Goodall di Taiwan adalah Program Roots & Shoots, sebuah gerakan global yang ia gagas untuk memberdayakan kaum muda agar peduli terhadap lingkungan, hewan, dan komunitas mereka.

Ketua Asosiasi, Cheryl Lai (賴秀如), mengenang bagaimana Goodall sejak awal menyadari bahwa perubahan tidak bisa bergantung pada satu orang. Program ini menjadi jawabannya, menginspirasi lahirnya aksi-aksi nyata di seluruh Taiwan, menjadikannya salah satu basis Roots & Shoots paling aktif di Asia.

Contoh nyata dari keberhasilan program ini terpampang jelas. Mulai dari gerakan mahasiswa di Universitas Nasional Taiwan yang berhasil mengkampanyekan penolakan botol plastik dan sumpit sekali pakai di lingkungan kampus, hingga berbagai kelompok pemuda yang aktif dalam program sterilisasi dan konservasi hewan telantar.

Ini adalah bukti konkret bagaimana filosofi Jane Goodall telah meresap dan diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang dimulai dari lingkungan terdekat, persis seperti yang ia harapkan 30 tahun lalu.

Di luar Roots & Shoots, pengaruhnya juga melahirkan institusi pendidikan eksperimental Jane Goodall pertama di Asia, program gelar sarjana internasional di bidang pembangunan berkelanjutan, hingga pengelolaan pusat pendidikan lahan basah.

Parade Karnaval Hewan tahunan di Hsinchu pun menjadi simbol perayaan yang meriah dari filosofi konservasi yang ia tanamkan. Semua ini menunjukkan betapa suburnya tanah Taiwan dalam menumbuhkan ide-ide besar yang ia bawa.

Menjawab pertanyaan tentang masa depan setelah kepergiannya, pameran ini memberikan jawaban yang tegas. Jane Goodall tidak pernah percaya pada konsep penerus tunggal. Baginya, setiap individu adalah unik dan memiliki peran penting untuk menciptakan perubahan.

Warisan yang ia tinggalkan bukanlah jubah untuk diwariskan kepada satu orang, melainkan sebuah pelita harapan untuk dinyalakan oleh semua orang. Pameran ini, dengan segala kisah dan instalasi interaktifnya, menjadi ajakan bagi setiap pengunjung untuk mengambil pelita itu dan terus melangkah, memastikan bahwa api harapan tidak akan pernah padam di Taiwan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解