Kuil Shengxian di Dalin, Kabupaten Chiayi, menggelar ritual patroli malam. Acara ini semakin meriah dengan tambahan hadiah berupa telur ikan belanak senilai NT$600 yang dilemparkan dari atas panggung. Banyak warga yang membuka payung untuk menangkapnya, saling beradu kecepatan tangan.
Warga memadati lokasi acara. Meski hujan turun, antusiasme mereka tak kunjung padam. Lantas, apa yang sebenarnya mereka perebutkan? Ternyata, ada pembagian telur ikan belanak utuh secara cuma-cuma. Demi mendapatkannya, semua orang beradu kecepatan dan ketepatan. Tak sedikit pula yang langsung mengeluarkan payung untuk menangkapnya, membuat suasana menjadi sangat meriah.
Kuil Shengxian Dalin di Kabupaten Chiayi, pada Sabtu pekan lalu (4/4), mengikuti tradisi kuno dengan menggelar ritual patroli malam yang telah diwariskan selama seabad. Barisan pawai membentang hingga beberapa kilometer. Sorotan utamanya adalah ratusan potong telur ikan belanak berukuran besar yang dibagikan. Satu potongnya bernilai sekitar NT$600, sangat menarik perhatian.
Kendaraan hias bahkan melemparkan lebih dari 4.000 potong telur ikan belanak sekali gigit, serta ikan kerapu kertang, dan lain-lain.
Wali Kota Dalin, Kabupaten Chiayi, Hsu You-chiang (許有疆) mengatakan, “Tahun ini sangat spesial, Kuil Shengxian memberikan tambahan hadiah berupa telur ikan belanak utuh berukuran besar. Seluruh sahabat yang hadir di lokasi nyaris histeris. Telur ikan belanak yang kami siapkan kali ini bernilai sekitar NT$600.”
Hujan mengguyur dari langit, dan di lokasi acara pun turun hujan telur ikan belanak. Warga berebut dengan antusias, mengeluarkan payung untuk menangkap hadiah besar