Selamat datang di episode belajar bahasa dalam kuliner. Episode: “Sayuran sebagai Simbol dalam Sastra Asia”
Di antara tanah, air, dan musim…
tumbuh sayuran sederhana.
Kubis. Terong. Lobak. Daun bawang.
Namun dalam sastra,
mereka bukan sekadar bahan tumis.
Mereka adalah simbol.
Simbol kesederhanaan.
Simbol kemiskinan.
Simbol musim.
Simbol kehidupan manusia itu sendiri.
Hari ini, kita tidak memasak.
Kita membaca ladang.
我沒想到高麗菜也可以很文學
Saya tidak pernah menyangka kubis bisa menjadi simbol sastra.
有何不行呢。
Mengapa tidak?
在紅樓夢裡食物代表著社會階級呢。
Dalam karya klasik seperti 紅樓夢, makanan mencerminkan kelas sosial.
所以如果主角吃得很普通,
Jadi jika tokohnya makan sayur sederhana…
意味著她的生活很普通嗎?
artinya hidupnya juga sederhana?
答對了,在很多東亞文學裡,食物代表平民百姓的日常生活。
Tepat sekali. Dalam banyak karya Asia Timur, sayuran melambangkan kehidupan rakyat biasa.
在印尼好像也是。
Di Indonesia tampaknya juga demikian.
在民間故事中, Dalam cerita rakyat,
番薯和木薯經常出現,
ubi dan singkong sering muncul
象徵著活下去的毅力。
sebagai lambang ketahanan hidup.
很有趣!
Menarik.
台灣的作家黃春明經常透過家的廚房寫鄉村生活
Di Taiwan, penulis seperti 黃春明 sering menggambarkan kehidupan desa melalui dapur keluarga.
意思是廚房是感性的圖書館嗎?
Berarti dapur adalah perpustakaan emosi?
然後,鍋鏟tsian-sî是比喻pí-phīng的調節機。
Dan wajan adalah mesin metafora.