Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Prosesi Arak-arakan Tandu Dewi Mazu Baishatun, Aplikasi GPS Real Time Khusus Temani Penziarah

17/04/2026 Kedai RTISI
Prosesi Arak-arakan Tandu Dewi Mazu Baishatun, Aplikasi GPS Real Time Khusus Temani Penziarah (RtiSI)
Prosesi Arak-arakan Tandu Dewi Mazu Baishatun, Aplikasi GPS Real Time Khusus Temani Penziarah (RtiSI)

Para peziarah yang pernah mengikuti prosesi Mazu pasti tahu bahwa aplikasi GPS Baishatun memainkan peran sebagai asisten yang sangat andal selama proses ziarah. Aplikasi ini memungkinkan orang untuk memantau posisi tandu Mazu kapan saja dan di mana saja. Agar semua orang bisa menerima informasi terbaru, aplikasi ini akan mengirimkan notifikasi secara berkala. Pendirinya bahkan berseloroh bahwa frekuensi notifikasi sangat tinggi terutama pada waktu siang dan malam hari, hingga ia merasa kehabisan kata-kata untuk memikirkan variasi pesan baru.

Dimulai dengan seruan semangat "Sudah berangkat!" hingga pengingat penuh perhatian "Jangan tertidur," notifikasi aplikasi ini muncul tanpa waktu yang ditentukan, layaknya asisten pribadi.

Rangkaian pengingat ini bisa dikatakan sebagai layanan edisi terbatas. Bagi siapa pun yang ingin mengikuti jejak Mazu Baishatun, semuanya bergantung pada navigasi GPS ini.

Pendiri GPS Baishatun, Wu Zheng-xian (吳政賢), mengatakan, "Dalam proses berjalan, melihat sebuah notifikasi yang menarik, saya rasa mungkin akan membuat suasana hati orang-orang menjadi berbeda. Fitur notifikasi ini sudah ada sekitar lima atau enam tahun. Jadi, dari yang awalnya saya pikirkan sendiri, hingga belakangan ini benar-benar semakin kehabisan kata-kata, sehingga saya mulai melakukan penyesuaian ke berbagai arah."

Membuat pesan yang mudah dipahami sekilas oleh para peziarah yang berjalan ribuan mil bukanlah hal mudah. Nada bicaranya tidak boleh terlalu membosankan, harus terasa hangat, penuh semangat, sekaligus jenaka. Sang pendiri sempat merasa buntu mencari inspirasi, sehingga ia harus meminta ide dari para penganut, bahkan waktu pengiriman pesan pun sangat diperhatikan.

Wu Zheng-xian melanjutkan, "Kami akan mengambil waktu saat istirahat siang dan saat tandu berhenti untuk menginap di malam hari. Paling pagi, bahkan saat bangun tidur, kami juga akan mengirimkan pesan seperti 'Sudah waktunya bangun, para peziarah,' atau 'Hanya sisa satu hari lagi sampai ke Beigang,' dan kata-kata penuh semangat semacam itu."

Selain kerja otak, kerja fisik juga menjadi ujian tersendiri. Kemampuan untuk memperbarui lokasi GPS secara realtime bergantung pada sekelompok sukarelawan yang bekerja dalam diam di balik layar. Alat pelacak tidak dipasang langsung pada tandu Mazu, melainkan dibawa secara bergantian oleh anggota tim yang memikul peralatan seberat 1 kilogram, lengkap dengan mikrofon, radio, dan perangkat lainnya.

Mereka harus mengikuti tandu dewi dengan sangat dekat sepanjang jalan untuk mengirimkan data lokasi setiap saat, bahkan sering kali harus menanggung risiko terkena serangan panas demi menyampaikan informasi yang akurat.

Wu Zheng-xian mengatakan, "Tahun lalu saya kembali ke Beigang. Saat tandu memasuki Kuil Chaotian, saya berada di lokasi dan tidak bisa turun. Saya langsung menggunakan ponsel, segera masuk ke sistem, menekan tombol, dan segera mengirimkan pesan. Di tengah sorak-sorai, saya langsung berbalik badan, membuka ponsel untuk terus melakukan pengaturan, lalu mengirimkan notifikasi, baru kemudian kembali bersorak bersama semua orang."

Sistem ini telah dikembangkan selama sepuluh tahun dan hingga kini telah mengumpulkan lebih dari 1,5 juta pengguna. Setiap tahun pada musim semi dan musim panas saat permintaan melonjak, aplikasi ini selalu melonjak menjadi juara di tangga aplikasi.

Wu Zheng-xian mengatakan, "Saat pandemi, kami tidak bisa menjadi nomor satu, karena posisi pertama selalu ditempati oleh aplikasi asuransi kesehatan nasional. Kecuali tahun itu, kami hampir selalu menjadi nomor satu, dan rekor tertinggi adalah menduduki puncak tangga selama dua minggu berturut-turut."

Asisten andal yang sangat diperlukan untuk mengikuti tandu Dewi Mazu ini bermula dari sebuah pemikiran seorang peziarah. Apa yang mendukung para penganut untuk berjalan sejauh ini? Tentu ini adalah sebuah hati yang murni mencintai Mazu.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解