Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Info Kita -- Legal? Ilegal?

30/04/2026 Info Kita (B)
Info Kita -- Legal? Ilegal? (Unsplash)
Info Kita -- Legal? Ilegal? (Unsplash)

Pekerja Migran “Hilang Kontak” Sembunyi 7 Menit di Gedung Dewan Kota New Taipei, Anggota Dewan Ketakutan

Seorang pria menerobos masuk ke Gedung Dewan Kota New Taipei, tidak hanya melewati lobi tetapi juga bersembunyi selama lebih dari 7 menit sebelum melarikan diri, ternyata pria tersebut adalah pekerja migran hilang kontak asal Vietnam. Setelah melihat ada polisi di jalan, ia kabur, memanjat tembok dan bersembunyi di dalam gedung Dewan Kota New Taipei, membuat anggota dewan yang menyaksikan kejadian ini merasa takut, aparat pengaman memintanya tidak keluar dari ruangan. Setelah pengejaran selama 3 jam, akhirnya polisi berhasil menangkapnya di rumah seorang temannya, dan mendapati temannya juga seorang pekerja migran hilang kontak. 

Polisi berpatroli di Sec.2 Wenhua Road di Distrik Banqiao, mendekati seorang pria yang mencurigakan untuk diinterogasi, tanpa diduga pria tersebut panik dan melarikan diri, tiba-tiba memanjat tembok dari trotoar, melompat ke area bunga, kemudian memasuki ruang bawah tanah gedung Dewan Kota New Taipei.

Sekitar pukul 11:00 pagi (27/4), beberapa anggota dewan yang datang lebih awal menyaksikan kejadian penyusupan orang asing tersebut dan merasa ketakutan. Anggota Dewan Kota New Taipei, Huang Shu-chun(黃淑君) kembali mengingat kejadian tersebut dan mengatakan, ada 5-6 polisi mengejarnya, situasi ini sangat menakutkan, ia juga diminta untuk masuk ke dalam ruangan, sementara masih terdengar suara langkah kaki orang berlari.

Ketika polisi mendekat, tersangka segera memanjat tembok dan memasuki tempat parkir pusat seni budaya terdekat, dari rekaman CCTV juga menunjukkan dia masuk ke rumah temannya di Jalan Chuangjing. Polisi menjaga di luar, pada saat tersangka keluar, langsung menangkapnya, tak diduga temannya juga adalah pekerja migran hilang kontak, keduanya ditahan dan dilaporkan ke imigrasi Kota New Taipei untuk ditindaklanjuti berdasarkan tuduhan pelanggaran Undang-Undang Keimigrasian.

Potong Jalur Lalu Kabur, Pekerja Migran Ilegal Ditangkap 49 Hari Setelah Tabrak Lari di Kaohsiung

Sebuah kasus tabrak lari yang terjadi di Distrik Qianzhen, Kota Kaohsiung, pada awal Maret lalu berakhir dengan penangkapan pelaku setelah 49 hari perburuan oleh aparat kepolisian. Seorang pria berkewarganegaraan Vietnam bermarga Sun (孫姓), berusia 25 tahun, memaksakan diri berpindah jalur secara tiba-tiba pada jam sibuk pulang kerja, menyebabkan dua pengendara sepeda motor di belakangnya bertabrakan dan mengalami luka-luka.

Alih-alih berhenti dan bertanggung jawab, Sun hanya menoleh sekilas ke belakang sebelum menarik gas dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Penyelidikan polisi kemudian mengungkap fakta yang memperparah kasusnya, Sun adalah pekerja migran ilegal yang telah overstay selama lebih dari dua tahun.

Insiden tersebut terjadi pada 3 Maret 2026 sekitar pukul 18.30, bertepatan dengan jam pulang kerja saat volume lalu lintas di persimpangan Cuiheng South Road dan Zhongping Road sangat padat. Seorang pria bermarga Lin (林姓) berusia 50 tahun yang tengah melintas mendadak dihadapkan pada sepeda motor di depannya yang berpindah jalur dengan sudut tajam dari jalur dalam.

Lin mengerem mendadak, namun seorang pria bermarga Hong (洪姓) berusia 42 tahun yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar dan menabrak Lin. Keduanya mengalami luka lecet dan memar. Lin yang menahan rasa sakit berteriak menuntut pelaku untuk berhenti, namun Sun hanya melirik sebentar ke belakang sebelum langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Setelah menerima laporan, Kantor Polisi Cabang Qianzhen segera membentuk tim khusus dan meninjau rekaman kamera pengawas. Penyelidikan awal menemukan bahwa kendaraan yang digunakan terdaftar atas nama seorang pekerja migran asal Vietnam, namun pemilik asli kendaraan tersebut ternyata sudah kembali ke negaranya lebih dari setahun sebelumnya, sehingga identitas pengguna sebenarnya tidak diketahui dan penyelidikan sempat terhambat.

Polisi kemudian memperluas pemantauan kamera pengawas di kawasan Wujia dan Fengshan, melakukan pencocokan rute dengan analisis big data, hingga berhasil mengidentifikasi bahwa kendaraan tersebut kerap muncul di sekitar Wujia. Setelah beberapa hari pengintaian, target akhirnya terdeteksi pada 21 April sekitar pukul 07.00 pagi.

Ketika petugas bergerak untuk mencegat di persimpangan Dade Street dan Wujia 2nd Road, Sun tidak menyerah, ia meninggalkan kendaraannya dan berlari kencang mencoba menyelinap ke dalam gang. Petugas polisi segera melakukan pengejaran dengan berjalan kaki dan berhasil melumpuhkannya.

1.Apa kebaikannya kalau anda bekerja legal di Taiwan?

Bagi PMA yang bekerja legal di Taiwan, selain bisa mendapat gaji yang semestinya didapat, juga bisa menikmati jaminan logis hak dan kepentingan pekerja. Bila selama bekerja tidak melanggar peraturan tapi harus pulang ke negara asal karena hubungan kerja terputus atau masa kerja habis atau karena tidak lulus pemeriksaan kesehatan dan setelah berobat kemudian memenuhi persyaratan kesehatan, bisa mengajukan permohonan visa untuk bekerja di Taiwan, tapi jumlah waktu kerja di Taiwan tidak boleh lebih dari 12 tahun.Tetapi bagi PMA perawat rumah tangga yang memenuhi persyaratan tertentu dapat memperpanjang batas waktu kerja sampai dengan 14 tahun.

 

2.Apa akibatnya kalau selama bekerja di Taiwan kabur dari tempat kerja ?

Berdasarkan peraturan Undang-Undang Pelayanan Kerja pasal 73 dan 74, bagi PMA yang absen bekerja selama 3 hari berturut-turut dan kehilangan kontak akan dicabut ijin kerjanya, dipulangkan ke negara asalnya dan tidak boleh bekerja lagi di Taiwan ; dan bagi PMA dalam masa kabur tsb bekerja secara ilegal akan didenda antara 30,000 dolar Taiwan sampai 150,000 dolar Taiwan, tidak boleh datang bekerja lagi di Taiwan.

 

3.Bila tidak diketahui jejaknya, bagaimana menanganinya ?

a.Kalau selama kerja di Taiwan hak dan kepentingan Anda dirugikan, harap meminta bantuan lewat saluran yang disediakan oleh MOL, pekerja ilegal yang bekerja sambilan di tengah masyarakat mudah dikuasi, diperas dan dirugikan oleh majikan atau agensi gelap, jika cedera atau sakit juga tidak ada jaminan askes dan jamsostek, karena tidak bisa berobat melalui jalur normal, saat mengalami paksaan hak asasinya pun tidak mendapatkan jaminan perlindungan hukum. Jika Anda adalah tenaga kerja gelap atau kaburan, MOL mengimbau Anda untuk melaporkan diri dan meminta bantuan hukum lewat instansi di bawah ini:

◎Saluran konsultasi dan peng aduan tenaga kerja『1955』

◎ Kantor Imigrasi Tim Operasi Khusus di berbagai tempat

◎ Kantor Kepolisian di berbagai tempat. ◎ Kantor Konsulat Negara Pengekspor PMA 

◎ Pusat Konseling PMA di berbagai kab/kota 

◎ Pelayanan pengaduan konsultasi PMA di Bandara Internasional Taiwan (Bandara Internasional Taoyuan dan Kaohsiung)

b.Untuk memberantas masalah sosial maraknya kerja sambilan ilegal dan untuk menjamin hak dan kepentingan PMA legal, apabila majikan mempekerjakan PMA ilegal, bisa dikenakan denda paling tinggi sebesar 750,000 dollar Taiwan, selain itu berlaku sejak tanggal 11 September 2015 MOL telah menaikan bonus pengaduan PMA ilegal, diantaranya untuk pengaduan perekrutan ilegal (atau media ilegal) PMA kaburan, setiap kasus pengaduan bisa mendapatkan bonus maksimal sebesar 70,000 dolar Taiwan berdasarkan jumlah PMA kaburan yang tertangkap. Harap manfaatkan saluran pengaduan PMA ilegal bebas pulsa 0800-000-978 atau menghubungi Saluran konsultasi dan peng aduan tenaga kerja『1955』 untuk melakukan pelaporan.

1.Biaya agensi Negara asal PMA dan Biaya Pelayanan Agensi Taiwan :

1. Agar biaya agensi yang dibayar oleh PMA yang bekerja di Taiwan dibuat secara jelas dan adil, MOL memberikan saran kepada negara asal PMA untuk menetapkan biaya agensi berdasarkan batas limit satu bulan gaji, selain itu meminta negara asal PMA untuk secara jelas menetapkan biaya agensi, biaya regulasi dan biaya lainnya bagi PMA yang datang bekerja ke Taiwan.

2. Agensi Taiwan sesuai standar penetapan biaya pelayanan agensi hanya boleh mengambil biaya agensi Taiwan untuk masing-masing tahun pertama, kedua, dan ketiga setiap bulannya tidak melebihi 1,800 dolar Taiwan, 1,700 dolar Taiwan dan 1,500 dolar Taiwan. Agensi Taiwan yang mengambil biaya agensi harus memang benar-benar memberikan pelayanan kepada PMA dan tidak boleh dibayar di depan.

3. Segala biaya yang menjadi kewajiban PMA harus ditulis di 「Surat Pernyataan Biaya dan Gaji PMA yang Masuk Taiwan」 dan dilegalisir di negara asal pengekspor PMA. Agensi Taiwan tidak berhak menerima kuasa dari pemberi hutang untuk menerima pembayaran hutang luar negeri.

4. Sesuai peraturan yang berlaku agensi harus menyerahkan surat jaminan bank senilai 1,000,000 dolar Taiwan sampai 3,000,000 dollar Taiwan kepada MOL sebagai jaminan tanggung jawab urusan sipil. Perselisihan sipil, setelah keputusan pengadilan boleh menggunakan jaminan bank tersebut untuk ganti kerugian.

 

2.Gaji PMA termasuk makan dan tempat tinggal :

1. Menurut peraturan Undang-Undang Standar Tenaga Kerja Taiwan, gaji harus dibayarkan sesuai dengan yang ditetapkan dalam kontrak kerja dan ditetapkan dengan adil dan logis. Oleh karena itu MOL menentukan biaya makan dan tempat tinggal PMA berdasarkan rata-rata biaya makan dan tempat tinggal tenaga kerja lokal di Taiwan dan mekanisme pasar di Taiwan. Batas maksimum biaya tempat tinggal dan makan PMA yang termasuk di dalam gaji disarankan tidak melebihi 5,000 dolar Taiwan, nilai konkritnya ditentukan.

2. Bagi PMA yang bekerja di sektor rumah tangga tidak mengenakan Undang Undang Standar Tenaga Kerja, majikan dan pekerja harus menentukannya dalam surat perjanjian kerja guna menjamin hak dan kepentingan masing-masing pihak.

3. Bagi PMA yang sekarang bekerja di Taiwan dan majikannya telah menetapkan kontrak menyediakan tempat tinggal dan makan secara gratis, di saat kontrak masih berlaku, pihak majikan tidak boleh secara sepihak mengubah persyaratan kerja. Jika melakukan perubahan harus mendapat persetujuan dari kedua pihak dan dibandingkan dengan nilai yang tercantum dalam 「Surat Pernyataan Biaya dan Gaji PMA Selama Bekerja di Taiwan」yang sebelumnya telah disetujui oleh para Kepala Bidang Ketenagakerjaan Asing, nilai perubahan tsb tidak boleh merugikan PMA. Selain isi surat pernyataan yang disebutkan sebelumnya, maka setelah dilegalisir oleh pihak berwenang tidak boleh melakukan perubahan yang merugikan pihak PMA.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解