Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Yuan Legislatif Loloskan Pembacaan Ketiga UU Pajak Hiburan, Nonton Bioskop, Konser, dan Pertandingan Olahraga Semuanya Bebas Pajak  

30/04/2026 Kedai RTISI
(RtiSI)
(RtiSI)

Pada Jumat kemarin (24/4) Yuan Legislatif telah mengesahkan amandemen sebagian pasal Undang-Undang Pajak Hiburan pada pembacaan ketiga. Di masa depan, menonton bioskop, pertandingan olahraga, atau konser, semuanya akan dibebaskan dari pajak hiburan! Banyak masyarakat yang berharap dapat menikmati berbagai kegiatan ini dengan harga yang lebih murah ke depannya.

Namun, apakah harga tiket benar-benar akan turun, kemungkinan masih bergantung pada apakah para pelaku usaha akan memberikan timbal balik tersebut kepada konsumen. Pemerintah daerah juga akan kehilangan sejumlah besar pendapatan pajak akibat kebijakan ini.

Wali Kota Taipei, Chiang Wan-an (蔣萬安), menyatakan harapannya bahwa penghentian pemungutan pajak hiburan dapat mendorong perkembangan ekonomi konser. Pemerintah Kota Kaohsiung juga meyakini bahwa pendapatan yang dibawa oleh konser bagi kota jauh lebih besar daripada pendapatan pajaknya.

Girl grup Korea Selatan TWICE, saat datang ke Taiwan pada bulan Maret lalu, sukses mengguncang Taipei Dome. Saat itu, harga tiket VIP adalah NT$8.800. Jika dihitung dengan tarif pajak hiburan Kota Taipei sebesar 5%, nilainya sekitar NT$440. Kini, uang tersebut berpeluang untuk dihemat.

Para penggemar olahraga juga turut diuntungkan. Di masa depan, harga tiket untuk menonton pertandingan olahraga juga berpeluang turun, karena Yuan Legislatif pada Jumat kemarin (24/4) telah mengesahkan amandemen sebagian pasal Undang-Undang Pajak Hiburan pada pembacaan ketiga.

Selain pertandingan olahraga dan konser, menonton bioskop, mendengarkan pertunjukan musik, hingga pertunjukan sulap, semuanya dibebaskan dari pajak. Namun, tempat-tempat seperti kelab tari, ruang dansa, dan lapangan golf yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (MOF) sebagai tempat hiburan, masih akan tetap dikenakan pajak.

Salah seorang warga mengatakan, "Pasti berharap, sangat berharap. Kalau menjadi lebih murah, saya akan lebih sering pergi menonton bioskop. (Bisa lebih murah) NT$50 hingga NT$100 saja sebenarnya sudah cukup, karena harga tiket bioskop sekarang sebenarnya sudah lumayan mahal."

Warga mengatakan, "(Pemungutan pajak hiburan itu) adalah hal yang terjadi 50 hingga 60 tahun yang lalu. Pada saat itu, mungkin pemerintah merasa bahwa orang yang pergi menonton acara-acara ini adalah orang yang lebih berpunya, sehingga mereka memungut pajak ini. Seiring dengan perubahan zaman, saya rasa (penghapusan) ini sangat baik."

Data dari Departemen Statistik Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa realisasi penerimaan bersih pajak hiburan pada tahun 2025 mencapai NT$2,247 miliar, dengan 75,05% di antaranya berasal dari enam kota utama. Taipei dan Kaohsiung, yang sering mengadakan konser, masing-masing menyumbang 17,81% dan 11,94%. Tanpa pajak hiburan, pemerintah daerah akan kehilangan pendapatan pajak hingga ratusan juta NT$ dalam setahun.

Wali Kota Taipei Chiang Wan-an mengatakan, "Segera setelah undang-undang baru ini diimplementasikan, kami akan menghentikan pemungutan pajak hiburan untuk berbagai kegiatan, termasuk bioskop, konser, dan berbagai pertandingan olahraga, dengan harapan dapat mendorong perkembangan dan peningkatan ekonomi konser terkait."

Kepala Biro Keuangan Pemerintah Kota Kaohsiung Lee Chiung-hui (李瓊慧) mengatakan, "Pendapatan ekonomi secara keseluruhan yang dibawa oleh ekonomi konser bagi Kota Kaohsiung, seharusnya lebih besar daripada bagian pajak ini."

Pemerintah daerah menyambut baik kebijakan ini dan berharap sistem perpajakan dapat terus mengikuti perkembangan zaman, serta lebih lanjut mendorong industrialisasi sektor seni, budaya, dan olahraga. Masyarakat pastinya juga penuh dengan harapan, lagipula, siapa yang tidak ingin mendapatkan harga tiket yang lebih murah.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解