Sebenarnya Generasi Z Taiwan tidak takut pada AI sebagai monster.
Mereka lebih takut pada:
Sebenarnya ini adalah ketakutan yang sehat.
Selamat datang di acara Jurnal Maria
歡迎收聽瑪麗亞週記Semoga semua hidup bahagia, sehat jiwa dan raga.
Tema Jurnal Maria
“Di Antara Cemas dan Bergantung: Cara Generasi Z Hidup Bersama AI”
Malam ini, kita tidak sedang membicarakan masa depan.
Kita sedang membicarakan sesuatu yang sudah diam-diam hadir… dan tinggal bersama kita.
Ia tidak berbentuk, tidak bersuara, tetapi selalu siap menjawab.
Ia tidak punya tubuh, tetapi tahu begitu banyak hal tentang dunia.
Dan tanpa kita sadari, ia sudah menjadi bagian dari cara kita berpikir, bekerja… bahkan merasa.
Kita menyebutnya: AI.
—
Di sebuah dunia yang bergerak semakin cepat, Generasi Z tumbuh bukan hanya dengan internet, tetapi dengan sesuatu yang lebih dekat—lebih personal—lebih responsif.
Mereka tidak lagi hanya mencari informasi, tetapi mulai berdialog dengan mesin.
Menulis laporan dengan bantuan AI, membuat gambar dari imajinasi yang belum sempat diwujudkan, bahkan menyusun kode yang sebelumnya hanya dipahami oleh mereka yang belajar bertahun-tahun.
Apa yang dulu terasa seperti teknologi masa depan, kini berubah menjadi rutinitas sehari-hari.
Dan di titik inilah, sebuah pertanyaan muncul dengan pelan… namun dalam.
Apakah AI ini hanya alat?
Ataukah ia perlahan menjadi sesuatu yang lebih dekat dari itu?
—
Sebuah survei besar tentang Generasi Z dan AI generatif menunjukkan sesuatu yang menarik—dan mungkin, juga sedikit mengusik.
Hampir seluruh Generasi Z di Taiwan—lebih dari 96%—pernah menggunakan AI generatif.
Angka yang hampir sempurna.
Seolah-olah teknologi ini bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan.
Namun di saat yang sama, ada kegelisahan yang tidak bisa diabaikan.
Banyak dari mereka percaya bahwa AI bisa melanggar hak orang lain.
Bahwa ia tidak selalu akurat.
Bahwa di balik kemudahan yang ditawarkan, ada sesuatu yang belum sepenuhnya bisa dipercaya.
Dan di sinilah kita melihat sesuatu yang sangat manusiawi.
Sebuah kontradiksi.
Mereka menggunakan AI setiap hari…
Tetapi tidak sepenuhnya mempercayainya.
Mereka bergantung…
Namun juga menjaga jarak.