Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

A-Lin

10/05/2026 M POP
A-Lin (WIKIPEDIA)
A-Lin (WIKIPEDIA)

Nama A-Lin (黃麗玲)  mungkin tidak asing di telinga pecinta musik pop Mandarin. Di balik nama panggung itu tersimpan kisah perjalanan panjang seorang perempuan bernama Huang Li-ling, lahir pada 20 September 1983 di Lingya, Kaohsiung, dari suku Amis Taiwan, dengan nama tradisional Lisang Pacidal Koyouan.

Selama hampir dua dekade berkarier, A-Lin telah membuktikan dirinya bukan sekadar penyanyi berbakat, melainkan salah satu suara paling berpengaruh dalam industri musik pop berbahasa Mandarin. Puncak pengakuan itu tiba pada Juli 2023, ketika ia akhirnya menggenggam trofi Penyanyi Wanita Mandarin Terbaik di Golden Melody Awards ke-34 lewat album LINK. Ini juga Adalah penghargaan tertinggi yang ia kejar selama lebih dari satu dekade.

 

Dari Lagu Rohani ke Panggung Profesional

Kisah A-Lin di dunia musik dimulai dari sebuah momen yang tidak terduga. Pada 1999, seorang manajer menemukannya secara tidak sengaja saat A-Lin tengah mengajarkan anak-anak korban gempa 921 di Nantou menyanyikan lagu rohani Amazing Grace. Bakat vokalnya yang menonjol langsung menarik perhatian.

Selama masa kuliah di Chung Hwa University of Medical Technology, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi menyanyi. Setelah lulus, ia memulai perjalanan panjang sebagai penyanyi pub, mengelilingi panggung-panggung di Kaohsiung, Tainan, Taichung, hingga Taipei.

Pertemuan kembali dengan sang manajer di bar EZ5 di Taipei setelah tahun 2003 menjadi titik balik karier A-Lin. Pada 15 April 2005, ia resmi menandatangani kontrak yang mencakup sembilan karya musik dalam kurun waktu sepuluh tahun. Kontrak itulah yang membuka pintu menuju panggung yang jauh lebih besar.

 

Debut, Pernikahan, dan Fondasi Karier

Pada 10 Februari 2006, A-Lin merilis album solo perdananya bertajuk Lovelorn, Not Guilty (失戀無罪) di bawah naungan label Avex, dan langsung mendapat julukan DIVA dari industri musik. Di tahun yang sama, ia mendapat undangan langsung dari penyanyi legendaris A-Mei (張惠妹) untuk berperan sebagai pemeran utama wanita kedua dalam musical Ai Shang Ka Men (愛上卡門)

Setelah berlatih intensif selama enam bulan, A-Lin tampil di dua pertunjukan di Taipei Arena pada akhir tahun. Ini adalah pencapaian luar biasa bagi penyanyi yang baru saja debut.

Pada Mei 2007, album perdananya mengantarnya ke nominasi Pendatang Baru Terbaik di Golden Melody Awards. Di bulan yang sama, kehidupan pribadinya juga mengalami babak baru, pada 1 Juli 2007, A-Lin menikah dengan pemain bisbol Huang Kan-lin (黃甘霖), dan di tahun yang sama ia melahirkan seorang anak perempuan.

Urusan keluarga sempat memperlambat ritme kariernya, tapi tidak menghentikannya. Pada Agustus 2008, ia kembali dengan album kedua Tian Sheng Ge Ji (天生歌姬) yang untuk pertama kalinya membawanya ke nominasi Penyanyi Wanita Mandarin Terbaik di Golden Melody Awards.

 

Produktivitas Tinggi dan Pengakuan Berturut-turut

Memasuki era 2009 hingga 2013, A-Lin menunjukkan produktivitas yang konsisten. Album ketiga Yi Qian Yi Hou (以前 以後) tahun 2009, keempat Loneliness Is Not the Hardest Part (寂寞不痛) tahun 2010, kelima Wo Men Hui Geng Hao De (我們會更好的) tahun 2011, dan keenam Xing Fu Le Ran Hou Ne (幸福了 然後呢) tahun 2012, dirilis dalam rentang waktu yang relatif singkat.

Album keenamnya bahkan bertahan di dua puluh besar tangga album Mandarin selama lebih dari satu tahun berturut-turut.

Nominasi demi nominasi di Golden Melody Awards terus berdatangan, nominasi kedua lewat Loneliness Is Not the Hardest Part, ketiga lewat Wo Men Hui Geng Hao De.

Di luar penghargaan musik, A-Lin juga meraih pengakuan dari industri digital, meliputi penghargaan Sepuluh Penyanyi Populer Tahunan KKBOX diraihnya empat tahun berturut-turut mulai 2014.

Pada Maret dan Juni 2013, ia menggelar dua konser tur di Taipei Arena dan Hong Kong Hung Hom Coliseum, mencetak rekor jumlah penonton terbanyak untuk satu pertunjukan di Taipei Arena pada saat itu.

 

Menembus Pasar Tiongkok dan Tur Dunia

Tahun 2015 menjadi salah satu tahun paling menentukan dalam karier A-Lin. Bergabung sebagai penyanyi formasi awal di musim ketiga I Am a Singer di Tiongkok, ia menjadi satu dari hanya tiga penyanyi yang berhasil melaju ke babak final bersama Han Hong (韓紅) dan Sun Nan (孫楠). Meski tidak merebut gelar juara, program tersebut memperkenalkan namanya kepada jutaan penonton di Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong, mengukuhkan statusnya sebagai diva musik pop Mandarin lintas batas.

Momentum itu langsung ia manfaatkan. Pada Maret 2015, A-Lin mengumumkan tur konser dunia pertamanya. Hingga akhir 2015, turnya tersebut telah menjangkau sepuluh kota termasuk Taipei, Shanghai, Beijing, Guangzhou, Wuhan, Hangzhou, Chongqing, Shenzhen, serta Singapura dan Shah Alam.

Tur ini berlanjut hingga 2016, dengan A-Lin kembali menggelar dua konser berturut-turut di Hong Kong Hung Hom Coliseum yang terjual habis, serta tampil untuk pertama kalinya di Kaohsiung Arena.

 

Sisi Manusiawi: Rambut Pendek untuk Penggemar, Pelangi untuk Kebebasan

Di balik gemerlap panggung, A-Lin dikenal sebagai sosok yang tidak memisahkan dirinya dari nilai-nilai kemanusiaan. Pada September 2017, ia merilis album eponim A-Lin dengan tampilan rambut pendek yang ternyata menyimpan cerita mengharukan.

Dalam wawancara eksklusif, ia mengungkapkan bahwa rambut pendeknya dipotong sebagai bentuk solidaritas untuk seorang penggemar yang harus menjalani operasi tumor otak.

"Karena kamu saya memotong rambut pendek ini, karena kamu, saya ingin menjadi seberani kamu, untuk menjadi diri sendiri," ujarnya kepada penggemar tersebut.

Pada awal 2019, A-Lin merilis singel Rainbow (雨後彩虹) sebagai bentuk dukungan kepada komunitas LGBTQ+ yang tengah berjuang keluar dari bayang-bayang hasil referendum.

Dalam wawancara dengan VOGUE, ia menyatakan, "Perasaan yang diberikan pelangi kepada saya adalah kebebasan. Kita lahir dengan tubuh telanjang, saya pikir itu adalah wujud yang paling indah, yaitu semacam perasaan kebebasan."

Pada Oktober 2019, lagu You Yi Zhong Bei Shang (有一種悲傷) yang ia bawakan dinominasikan untuk Lagu Film Orisinal Terbaik di Golden Horse Awards ke-56.

 

Puncak Pengakuan: Golden Melody Award Pertama Setelah Lima Nominasi

Pada April 2022, A-Lin merilis album solo ke-9 bertajuk LINK. Ini adalah album yang kemudian menjadi karya paling bersejarah dalam karier menyanyinya. Album ini mengantarnya ke empat nominasi di Asian Pop Music Awards 2022, dan ia berhasil membawa pulang penghargaan Komposer Terbaik untuk lagu Best Friend (摯友). Namun pencapaian terbesar baru datang setahun kemudian.

Pada Mei 2023, LINK kembali membawanya ke nominasi Penyanyi Wanita Mandarin Terbaik di Golden Melody Awards ke-34, kali kelima ia berdiri di posisi yang sama setelah empat kali gagal.

Pada upacara penghargaan 1 Juli 2023, A-Lin akhirnya merebut trofi tersebut dengan perolehan lebih dari separuh suara juri pada putaran pertama pemungutan suara. Sebuah pengakuan yang datang terlambat, tetapi terasa sempurna waktunya.

Pada Maret 2024, video musik You Yi Zhong Bei Shang menembus 100 juta penayangan di YouTube, menjadikannya lagu pertama A-Lin yang mencapai tonggak bersejarah tersebut.

Perjalanan A-Lin terus berlanjut, pada Juli 2025, ia bergabung dalam program Singer 2025 sebagai penyanyi pengganti dan berhasil melaju ke babak final, membuktikan bahwa setelah lebih dari dua dekade berkarier, suaranya masih sama kuatnya dengan hari pertama ia menyanyikan Amazing Grace di hadapan anak-anak korban gempa di Nantou.

 

 

Ikuti Program & Podcast
M POP
M POP
Penyiar: Yunus Hendry
Waktu Siar: Minggu
Informasi Terkait Program Ini

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解