Tanggal 20 Mei 2026, Taiwan memasuki istilah surya Xiaoman, salah satu dari 24 periodik musim dalam penanggalan tradisional Tiongkok yang jatuh setiap tahun antara tanggal 20 hingga 22 Mei, saat matahari mencapai garis bujur ekliptika 60 derajat.
Nama Xiaoman 小滿 secara harfiah berarti sedikit penuh, yakni merujuk pada kondisi biji-bijian tanaman musim panas yang mulai padat dan berisi, namun belum sepenuhnya matang.
Kitab klasik "Yueling Qishier Hou Jijie月令七十二候集解" mencatatnya dengan kalimat sederhana namun bermakna, "Segala sesuatu pada saat ini mulai sedikit penuh."
Di wilayah utara, padi awal mulai berbulir dan terlihat butiran gabah kecil yang mulai terbentuk. Di wilayah selatan termasuk Taiwan, musim panen dan tanam musim panas sudah dimulai. Para petani, dari kondisi tanaman yang xiaoman ini, menantikan panen musim panas yang melimpah. Ini juga menjadi sebuah filosofi kesabaran yang telah diwariskan selama ribuan tahun.
Tiga Fenologi dan Kearifan Pertanian Xiaoman
Istilah surya Xiaoman ditandai oleh tiga fenologi (ilmu yang mempelajari siklus hidup atau kejadian biologis makhluk hidup dan hubungannya dengan perubahan iklim atau musim) berurutan. Pertama, tanaman kucai atau sayuran pahit mulai berbunga, yang menandai puncak kematangannya di musim ini.
Kedua, rumput brittle grass (靡草) yang lahir dari energi Yin mulai mati karena tidak tahan terhadap dominasi Yang yang semakin kuat. Ketiga, tibanya musim gugur gandum, yang meski secara kalender ini adalah musim panas, bagi tanaman gandum inilah saatnya panen, sehingga disebut Maiqiu (麥秋) atau Musim Gugur Gandum.
Di Taiwan, padi di wilayah tengah dan selatan telah memasuki akhir masa berbulir dan kini memasuki masa menuju masak kuning. Bersamaan dengan itu, Xiaoman juga menandai awal musim hujan plum yang membawa cuaca panas sekaligus lembap.
Para petani dianjurkan untuk segera mengeruk saluran air dan membersihkan gulma guna meminimalkan kerugian hasil panen selama periode hujan berlangsung. Di perairan sekitar Changhua, ikan bawal hitam masih dapat ditangkap, sementara di perairan timur laut dari Pengjia Islet hingga Su'ao dengan suhu sekitar 26C, nelayan masih bisa memperoleh ikan terbang (torani) dan telur ikan terbang.
Tibanya musim gugur gandum, yang meski secara kalender ini adalah musim panas, bagi tanaman gandum inilah saatnya panen, sehingga disebut Maiqiu (麥秋) atau Musim Gugur Gandum. Gambar oleh Manu_H dari Pixabay
Adat Istiadat: Makan Kucai hingga Perayaan Wangye
Xiaoman membawa serta sejumlah tradisi rakyat yang masih hidup hingga kini. Pepatah lama berbunyi, "Angin musim semi bertiup, kucai tumbuh, pantai tandus dan padang belantara adalah lumbung pangan."
Karena kucai sedang berada di puncak kematangannya saat Xiaoman, masyarakat secara turun-temurun memiliki kebiasaan mengonsumsinya untuk memperkuat daya tahan tubuh, kucai dikenal berkhasiat membersihkan panas, mendetoksifikasi, serta bersifat anti-inflamasi.
Tanggal 26 bulan empat kalender lunar yang jatuh di sekitar Xiaoman juga merupakan hari ulang tahun Li Wang-ye (李王爺), yang dirayakan dengan upacara pengorbanan besar di Kuil Nankunshen Daitian, Kabupaten Tainan, tepatnya di Kuil Wangye terbesar di Taiwan.
Kepercayaan Wangye berakar dari kisah 36 sarjana Dinasti Ming yang tenggelam di Selat Taiwan saat mengemban misi kaisar, lalu diabadikan dalam ritual Wangchuan sebagai simbol pengusiran wabah. Pada hari yang sama, masyarakat juga memperingati ulang tahun Kaisar Shennong (神農大帝), leluhur pertanian dan pengobatan tradisional yang dipuja luas oleh kalangan petani dan praktisi medis.
Xiaoman membawa serta sejumlah tradisi rakyat yang masih hidup hingga kini. Gambar oleh Petr Ganaj dari Pixabay
Panduan Makan dan Jaga Kesehatan di Musim Xiaoman
Cuaca Xiaoman yang panas dan lembap rentan memicu penumpukan kelembapan di dalam tubuh, yang dalam perspektif pengobatan tradisional Tiongkok dapat menyebabkan radang organ dalam dan kondisi panas dalam.
Tiga bahan makanan musiman yang direkomendasikan untuk periode ini adalah okra, nektarin, dan tana (刺蔥). Okra, yang panen utamanya berlangsung Mei hingga September, mengandung kalsium tinggi yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan susu, baik untuk pencernaan dan kesehatan lambung, meski perlu dihindari oleh ibu hamil dan penderita batu ginjal.
Nektarin kaya akan vitamin C dan serat makanan yang membantu melancarkan pencernaan, dengan cara memilih yang kulitnya banyak bintik gula keemasan untuk mendapatkan rasa paling manis. Sementara tana, tanaman herbal tradisional penduduk asli Taiwan, mengandung polifenol yang membantu menurunkan kadar asam urat dan meredakan nyeri sendi.
Dalam hal pola tidur, para ahli menyarankan agar tidur tidak melebihi delapan jam, tidur berlebihan justru memperparah penumpukan kelembapan dalam tubuh dan memicu rasa malas serta pusing berkepanjangan.
Diet cair seperti Sup Empat Herbal atau Sup Sishen (四神湯) dianjurkan untuk memelihara limpa dan lambung, dikombinasikan dengan olahraga ringan untuk mengeluarkan keringat dan meningkatkan metabolisme.
Pepatah Xiaoman pun mengingatkan, "Hujan saling berkejaran di Xiaoman", artinya musim ini adalah waktunya bergerak cepat, baik di ladang maupun dalam menjaga kesehatan diri.