Dulu, generasi kelahiran tahun 1981 dan 1990-an sering digambarkan sebagai "generasi paling menderita". Baru-baru ini, seorang warganet yang mengaku sebagai generasi kelahiran tahun 1990-an memposting di Dcard, dengan mengakui, generasi kelahiran 1990-an sebenarnya adalah "generasi paling beruntung dalam seratus tahun terakhir". Berikut ini 7 keunggulan utama bagi generasi kelahiran tahun 90-an:
1. Lolos dari Krisis Keuangan 2008 (金融海啸)
Saat krisis terjadi, sebagian besar generasi 80-an masih bersekolah sehingga tidak terkena dampak langsung seperti kehilangan pekerjaan atau kerugian investasi besar-besaran.
2. Masa Kecil yang Relatif Sederhana (tanpa ada video pendek di jejaring sosial)
Mereka tumbuh di era sebelum ponsel pintar dan media sosial (seperti TikTok/Instagram Reels) populer, sehingga tidak terpapar kecanduan gawai dan konten pendek yang mengganggu fokus sejak kecil.
3. Bonus Industri Teknologi dan Pasar Saham
Generasi 80-an kebetulan masuk ke masa ketika industri teknologi (terutama semikonduktor seperti TSMC) mengalami ledakan gaji besar-besaran dan pasar saham Taiwan naik drastis, sehingga mereka punya peluang lebih cepat mengumpulkan aset.
4. Kesadaran Hak Buruh Meningkat
Dibanding generasi sebelumnya, pada era mereka adanya perlindungan pekerja, tuntutan kerja yang adil, dan keseimbangan hidup-kerja (work-life balance) mulai mendapat perhatian serius.
5. AI dan Robot Belum Sepenuhnya Menggantikan Manusia
Mereka berada di posisi yang relatif aman karena otomatisasi massal dan kecerdasan buatan masih dalam tahap pengembangan, belum menghilangkan lapangan kerja secara besar-besaran seperti yang mungkin dialami generasi mendatang.
6. Wajib Militer Singkat (hanya 4 bulan)
Dibandingkan generasi sebelumnya yang harus menjalani wajib militer 1-2 tahun, pria generasi 90-an di Taiwan hanya perlu menjalani masa dinas 4 bulan. Bahkan sekarang wamil telah diperpanjang lagi untuk kelahiran setelah 2005.
7. Tidak Terkena Dampak Negatif Kebijakan Tertentu (Menurut OP)
Dalam postingan asli disebutkan bahwa mereka “mulai mempertimbangkan pensiun dini” karena merasa sudah cukup menikmati bonus zaman. Namun beberapa netizen menambahkan catatan bahwa satu-satunya kelemahan adalah program "perumahan sosial untuk generasi baru" yang membuat harga rumah naik terlalu cepat.